PejuangKantoran.com - Sejumlah gerbang tol dalam kota Jakarta ditutup sementara mulai Senin, 29 September 2025 pukul 05.00 WIB hingga Sabtu, 4 Oktober 2025 karena adanya pekerjaan perbaikan.
Penutupan ini dilakukan secara bertahap di beberapa titik yang dianggap rawan mengalami kerusakan, sehingga perlu perawatan agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan maupun kemacetan parah di kemudian hari.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama pihak pengelola tol telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi dampak kepadatan.
Baca Juga: Jangan Hanya Bekerja Keras, Begini Cara Kamu Bisa Membuka Peluang Karier Agar Lebih Maju
Jalur alternatif diarahkan ke beberapa ruas arteri utama, sementara masyarakat juga diimbau untuk beralih ke transportasi umum guna mengurangi volume kendaraan pribadi yang masuk ke jalan tol maupun jalur dalam kota.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sekitar 47 persen pekerja di Jakarta masih mengandalkan kendaraan pribadi untuk berangkat kerja, baik mobil maupun motor. Situasi ini membuat potensi kepadatan lalu lintas semakin besar saat ada penutupan jalan atau gerbang tol.
Apalagi, menurut catatan Jasa Marga, rata-rata volume lalu lintas harian di tol dalam kota bisa mencapai 500 ribu kendaraan per hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.
Kondisi serupa pernah terjadi saat perbaikan tol Cawang–Semanggi pada 2023, di mana waktu tempuh kendaraan meningkat hingga 25 persen di jam sibuk. Berdasarkan pengalaman itu, Dishub DKI meminta masyarakat benar-benar memperhatikan informasi jalur alternatif, menggunakan aplikasi navigasi, serta mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak macet panjang.
Baca Juga: Lowongan Kerja Besar-Besaran di KAI: 11 Posisi Tersedia, Batas Akhir 30 September 2025
Selain itu, Dishub juga mendorong masyarakat untuk lebih banyak memanfaatkan moda transportasi umum, seperti TransJakarta, MRT, maupun KRL.
Saat ini, rata-rata penumpang harian MRT Jakarta sudah mencapai 100 ribu orang, sedangkan KRL Jabodetabek mencatat lebih dari 700 ribu penumpang setiap harinya. Angka tersebut membuktikan bahwa transportasi massal bisa menjadi solusi nyata dalam mengurangi beban lalu lintas selama periode perbaikan tol berlangsung.
Berikut waktu dan lokasi penutupan Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta:
- Gerbang Tol Semanggi 1 dan 2: penutupan sementara dilaksanakan pada 29 September 2025 pukul 05.00 Wib. Situasional diberlakukan rekayasa lalu lintas.
- Gerbang Tol Slipi 1: Penutupan sementara dilaksanakan pada 29 September 2025 mulai pukul 05.00 Wib.
- Gerbang Tol Kuningan 1: Penutupan sementara dilaksanakan pada 29 September mulai pukul 05.00 Wib.
- Gerbang Tol Senayan: Perbaikan dilaksanakan pada 29-30 September 2025, pengoperasian gerbang tol dilakukan secara parsial dan tidak ada penutupan.
- Gerbang Tol Pejompongan: Penutupan sementara pada 29 September 2025 hingga 4 Oktober 2025.
Artikel Terkait
Wali Kota Tangsel Tanggapi Kritik Leony tentang LKPD, Apa Katanya soal Anggaran Makan dan Minum?
Bagaimana Nasib Pegawai ASN Jika Rencana Kementerian BUMN Diubah Jadi Badan Diterapkan?
Waspadai Shadow Leak! Ini Adalah Cara Artificial Intelligence Mencuri Data Dari Email Kamu.
Bukan Cuma ChatGPT, OpenAI Siapkan Gadget Pintar. Mulai dari Speaker ChatGPT hingga Pin AI!
Menkeu Purbaya Tegaskan Warga Taat Pajak Tak Akan Diganggu, tapi 200 Penunggak Pajak akan Ditindak
Pemprov DKI Siapkan Beasiswa ala LPDP untuk 100 Mahasiswa yang Ingin Studi S2 ke Luar Negeri
Dari Senyum Ramah hingga Layanan Berkelas, Ini 10 Maskapai dengan Awak Kabin Paling Cantik
Kemenpar dan Indonesia Gastronomy Network Siap Angkat Kuliner Indonesia ke Panggung Dunia
Nasib Pegawai ASN di Kementerian BUMN usai Jadi Badan Diungkap Menpan RB Rini Widyantini
Prabowo Pastikan Proyek IKN Jalan Terus, Ribuan ASN Bersiap Pindah ke Kalimantan