PejuangKantoran.com - Kasus pembiaran penganiayaan yang dilakukan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral telah menyebabkan AKBP Achiruddin Hasibuan dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut).
Kini, kasus tersebut merembet ke hal-hal lain. Selain masih terus diperiksa polisi mengenai keterlibatannya dalam kasus penganiayaan tersebut, harta kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan juga ikut diselidiki.
Baca Juga: AKBP Achiruddin Hasibuan Diduga Miliki Gudang Pengoplosan Solar Bersubsidi
Satu-persatu barang mewah, bisnis, bahkan rekening gendut yang dimiliki oleh Achiruddin mulai terkuak. Namun, yang mengherankan adalah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya dinilai terlalu kecil, yaitu hanya sekitar Rp 467 juta.
Yang lebih mengherankan lagi, jumlah kekayaan yang dilaporkan Achiruddin pada 24 Oktober 2011 sama dengan laporan pada 24 Maret 2021, yakni Rp 467.548.644.
LHKPN pada 2011 disampaikan saat Achiruddin menjabat sebagai penyidik atau Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Binjai, Sumut. Sementara pada laporan pada 2021, dirinya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 1.
Dengan kata lain, harta kekayaan AKBP Achiruddin Hasibuan semakin bertambah, tetapi tidak tercantum dalam LHKPN.
Punya Harley Davidson dan Rubicon
Dari unggahan media sosialnya, Achiruddin terlihat sering memamerkan motor gede atau moge Harley Davidson miliknya. Ia juga disebut memiliki mobil mewah Rubicon berwarna merah.
Namun, menurut Ahmad Sahroni dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), motor mewah dengan nomor polisi B 6168 HSB miliknya itu bodong alias palsu. Hal itu dibenarkan oleh Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan.
Baca Juga: Tanggapan Ganjar Pranowo Saat Ditanya Soal Nama-nama Calon Wakil Presidennya
Saat meminta nomor polisi Harley Davidson yang digunakan oleh Achiruddin, ternyata pelat nomor kendaraan tersebut bodong. Mungkin inilah yang menjadi alasan moge ini tidak didaftarkan di LHKPN, yaitu karena keberadaannya yang ilegal.
Sementara mobil jeep Rubicon juga tidak dilaporkan dalam laporan LHKPN 2021. Kendaraan milik Achiruddin yang dilaporkan hanya mobil Toyota Fortuner Minibus Tahun 2006 seharga Rp370.000.000.
Pemilik kosan eksklusif dan penginapan
Setelah dicopot dari jabatannya dan diperiksa lebih mendalam, barulah diketahui bahwa Achiruddin juga memiliki kos eksklusif dan penginapan. Kedua properti tersebut berada di Jalan Tuan Guru Suman, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.
Artikel Terkait
PPP Resmi Dukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden 2024
Setelah Dipukuli, Ken Admiral Diminta Berdamai Di Bawah Todongan Senjata
Ibunda Aditya Hasibuan Pertanyakan Motif Akun Twitter Mazzini Viralkan Kasus Anaknya
Peneliti Menemukan Penyebab Rambut Memutih dan Cara untuk Mencegah Tumbuhnya Uban
Cara Menggunakan ChatGPT untuk Menulis Resume Lamaran Kerja, Mau Coba?
Sempat Kehilangan Banyak Follower, Akun Twitter Partai Demokrat Sudah Kembali Normal