news

Civitas Akademika Diimbau Menghindari Pernyataan Yang Menyulut Suasana Penuh Ketegangan

Kamis, 8 Februari 2024 | 17:25 WIB
Silaturahmi Presidium Forum Guru Besar Indonesia menghasilkan delapan maklumat yang dimaksudkan untuk mendinginkan dan mendamaikan suasana serta solutif terhadap persoalan kebangsaan.

PejuangKantoran.com - Presidium Forum Guru Besar Indonesia mengimbau rekan sejawat civitas akademika di seluruh kampus di Indonesia untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan elektoral yang bersifat sesaat.

Imbauan tersebut disampaikan dalam menyikapi perkembangan kehidupan kebangsaan yang semakin memanas antara golongan civitas akademika beberapa hari belakangan.

Baca Juga: Gibran Minta Alim Ulama dan Para Santri Kawal Program Dana Abadi Pesantren  

Sebanyak 15 Guru Besar yang hadir dalam Silaturahmi Presidium di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Kamis (8/1/2024), menghasilkan delapan maklumat yang dimaksudkan untuk mendinginkan dan mendamaikan suasana serta solutif terhadap persoalan kebangsaan.

“Segenap elemen masyarakat khususnya para akademisi dan cendekiawan serta tokoh-tokoh masyarakat hendaknya menyampaikan pemikiran-pemikiran yang lebih menyejukkan dari pada membakar situasi, lebih mendamaikan daripada meramaikan, lebih solutif dari pada provokatif," ungkap Ketua Presidium Guru Besar Prof. Singgih Tri Sulistyono, yang merupakan guru besar Universitas Diponegoro.

Prof. Singgih Tri Sulistyono mengajak para sejawat civitas akademika untuk menjadi suluh bangsa, berdiri di tengah dan mengayomi, mencerahkan ketika gelap, dan menjadi penuntun masa depan.

“Bukan justru menyampaikan penyataan yang dapat menimbulkan kesan seolah menggiring opini politik elektoral terhadap pihak tertentu sembari menegasikan pihak lain sehingga menyulut suasana yang penuh ketegangan dan konflik," demikian pernyataan dalam maklumat tersebut.

Baca Juga: Lagu ‘Doa untuk Pemimpin Negeri’ untuk Prabowo Gibran Gaet Lebih dari 77 Ribu Viewers

Beberapa Guru Besar yang turut hadir dan menandatangani maklumat tersebut adalah Anggota Presidium yaitu, Prof. Dr. oec. throph. Ir. Krisna Purnawan Candra, MS (Universitas Mulawarman - Samarinda), Prof. Dr. Ir. Rubiyo, MSc (BRIN - Bogor) Prof. Murni Mahmud, PhD (Universitas Negeri Makassar).

Sementara dari perwakilan anggota hadir Prof. Dr. Juhardi, MM (Universitas Mulawarman - Samarinda), Prof. Dr. Sukardi Weda, SS, MHum, MPd, MSi, MM, MSosI, MAP (Universitas Negeri Makassar), Prof. Dr. Ir. Dedit Cahya Hapyanto, MSc (PENS - Surabaya), dan Prof. Dr. Mohammad Soleh Ridwan, LLM, PhD (UIPM - Bekasi).

Dari kalangan undangan juga turut hadir, Dr. Atus Syahbuddin (Universitas Gadjah Mada - Yogyakarta), Dr. Ir. Abri, MSc (universitas Bosowa - Makassar), Dr. Khotimul Kusen, MPsi, Dr. Sarji Faisal, SH, SPd, MPd, MM (UHAMKA - Jakarta), dan Dr. Bambang Raditya Purnomo (UNITOMO - Surabaya).

Baca Juga: Cara makan Croissant yang Benar Kata Ahli Tata Krama Inggris

Prof Singgih Tri Sulistyono berharap maklumat yang disampaikan oleh presidium dapat menjadi pencerah bagi semua pihak demi keutuhan dan kejayaan NKRI.

"Marilah kita jaga, kita rawat, dan kita kembangkan terus pusaka NKRI ini sebagai rumah bersama yang aman, tentram damai, bersatu, saling mengasihi, saling menghormati, gotong royong penuh kekeluargaan, tanggung jawab, sejahtera, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945," harap Prof Singgih.

Tags

Terkini