news

Hari Raya Nyepi, Peringatan Tahun Baru Saka dengan Refleksi dan Introspeksi

Senin, 11 Maret 2024 | 09:42 WIB
Warga Bali sedang merayakan Hari Raya Nyepi (Pixabay/Arnolduspet)

PejuangKantoran.com - Umat Hindu, khususnya yang ada di Bali tengah menjalankan dan merayakan Hari Raya Nyepi.

Hari Raya Nyepi jatuh pada 11 Maret 2024.

Hari Raya Nyepi lazimnya dimulai pada pukul 06.00 dan berakhir pada 24 jam berikutnya.

Ada perjalanan ritual yang menjadi syarat utama umat Hindu dalam menjalankan Hari Raya Nyepi sepanjang satu hari ini.

Pada Hari Raya Nyepi, tulis laman bulelengkab.go.id, umat Hindu berupaya menahan keinginan tidak keluar rumah, bekerja, menghidupkan perapian, ataupun mengujarkan kalimat-kalimat tertentu.

Bagi umat Hindu, Hari Raya Nyepi adalah saatnya melakukan refleksi dan introspeksi diri melalui meditasi dan samadi di dalam suasana hening.

"Membersihkan diri dan hati, saling bermaafan adalah persiapan untuk menghadapi tantangan di tahun berikutnya," tulis laman tersebut di atas.

Nyepi dan Tahun Saka

Hari Raya Nyepi adalah perayaan Tahun Baru Saka.

Tahun Saka adalah tahun penanggalan yang menjadi acuan kalender di dalam Hindu.

Apabila dibandingkan dengan Tahun Masehi, selisih antara Tahun Saka dengan Tahun Masehi adalah 78 tahun.

Perhitungan Tahun Saka yang merupakan kombinasi perhitungan tahun bulan dan matahari diduga masuk ke Indonesia dari India.

Tidak diketahui persis muasal perhitungan Tahun Saka masuk ke Indonesia.

Namun demikian, Tahun Saka masuk ke Indonesia sejalan dengan masuknya agama Hindu dan Buddha ke Indonesia.

Tags

Terkini