Beberapa kota seperti Tokyo, Seoul, Rome, Paris, dan Valletta baru pertama kali masuk daftar ini.
Seoul, misalnya, dipuji karena internet super cepat, transportasi efisien, dan komunitas digital nomad yang berkembang.
Budapest yang sebelumnya menempati posisi pertama kini turun ke peringkat tiga, tetapi tetap populer karena kulinernya yang lezat, dan masyarakat yang bahagia.
Sementara itu, sejumlah kota lain yang sedang naik daun di antaranya Mexico City, Cape Town, Prague, Melbourne, Orlando, dan Reykjavik. Kota-kota ini semakin populer karena menawarkan visa digital nomad serta akses mudah ke alam.
Kota workation di Asia yang sedang disukai
Di Asia, selain Tokyo dan Seoul, beberapa kota lain juga masuk daftar, seperti Singapura, Jakarta, Manila, Mumbai, dan Hong Kong.
Baca Juga: M-Banking BYOND Kembali Bermasalah Jelang Gajian, Nasabah BSI Curhat Jadi Susah Transaksi
Sementara itu, Singapura mendapat nilai tinggi berkat kecepatan internet, makanan, keberlanjutan, serta ruang hijau yang terawat.
Menurut Mark Dixon, pendiri dan CEO IWG, tren workcation bukan hanya sementara. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menerapkan kebijakan kerja fleksibel, bekerja dari mana saja akan menjadi hal yang biasa.
Selain meningkatkan keseimbangan kerja dan kehidupan, tren ini juga terbukti membantu mengurangi stres dan bahkan meningkatkan produktivitas.