Pejuangkantoram.com – Beberapa waktu lalu ramai di sosmed, seorang bapak-bapak berjumpa dengan seorang pria yang menggendong peralatan yang terlihat cukup berat di ranselnya.
Peralatan tersebut menjulang tinggi di atas kepalanya dan seperti ada kamera di ujung atas peralatan tersebut.
Ternyata orang tersebut adalah petugas penyurvei untuk Google Maps. Tepatnya, namanya operator Street View Trekker.
Operator Street View Trekker ini tugasnya adalah mengumpulkan data visual Street View dari Google Maps. Secara informal, profesi ini sering disebut sebagai “petugas pemetaan Google Maps”.
Operator Street View Trekker ini bukanlah pegawai tetap dari Google. Mereka tenaga lapangan dari mitra proyek resmi Google.
Tentu saja mereka akan mendapatkan pelatihan khusus dari tim Google Asia-Pasifika untuk menjalankan tugasnya ini.
Street View Trekker ini dibekali dengan ransel kamera 360o. Pada umumnya, mereka bertugas di jalan-jalan atau area publik yang sulit dijangkau mobil.
Tugas utama operator Street View Trekker ini adalah memperbarui tampilan Street View di Google Maps.
Baca Juga: Jangan Harap Bisa Memakai Google Maps sebagai Petunjuk Arah Satu-satunya di Korea Selatan!
Sebagai informasi, Google Maps tidak memperbarui semua Lokasi setiap tahunnya. Mereka memperbarui secara bertahap dan selektif, berdasarkan faktor-faktor kepadatan populasi da aktivitas, perubahan infrastruktur, ketersediaan data lapangan, cuaca dan kondisi daerah, serta kebijakan pemerintah setempat.
Untuk kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, atau Bali bisa dilakukan update Street View rerata 1-2 tahun sekali. Di sisi lain, untuk area terpencil atau dengan akses terbatas, misal gunung atau taman nasional, tidak ada jadwal rutin, bisanya ada proyek khusus untuk itu.
Operator Street View Trekker membutuhkan sejumlah kualifikasi, yaitu kualifikasi umum, kualifikasi teknis, dan non teknis.
Penjelasannya sebagai berikut:
Kualifikasi Umum