Pejuangkantoran.com – Salah satu strategi ketika mudik dengan mengendarai mobil pribadi lewat jalan tol adalah strategi berhenti di rest area. Berhenti di rest area ini biasanya untuk urusan isi bahan bakar, makan besar, sholat, dan ke toilet.
Umumnya orang berhenti sekali untuk melakukan itu semua supaya tidak buang-buang waktu. Oleh karena itu, rest area yang besar dan lengkap fasilitasnya kerap penuh saat mudik dan kerap jadi simpul kemacetan karena antrean masuk ke dalamnya.
Untuk itu perlu strategi kapan harus isi bahan bakar, kapan harus makan, kapan harus sholat, dan kapan harus ke toilet. Agar strategimu tepat, perlu paham peta rest area berikut fasilitas-fasilitasnya sepanjang Tol Trans Jawa.
Yang pasti, ada 3 tipe rest area di tol Indonesia secara umum, yaitu:
Tipe A
- luas ≥6 hektare;
- parkir: 400–700 kendaraan;
- SPBU dan SPKLU;
- restoran dan tenant banyak;
- masjid besar.
Tipe B
- luas ±3 hektare;
- parkir: 100–150 kendaraan;
- tanpa SPBU;
- tenant terbatas.
Tipe C
- luas kecil;
- parkir: 20–50 kendaraan;
- toilet dan warung saja..
Berikut daftar rest area di Tol Trans Jawa berdasarkan tipe dan fasilitasnya:
Baca Juga: HiFi Air, Internet Rumah yang Bisa Dibawa-bawa. Cocok buat Mudik Lebaran Nanti!