- Akses pengetahuan baru
Dunia penelitian itu berkembang cepat dan di konferensi, seorang periset bisa mendapatkan informasi mengenai metode baru dalam dunia riset, tren riset, teknologi baru, hingga arah pendanaan global. Tak jarang, di forum ini periset bisa mendapatkan materi presentasi yang bahkan belum dipublikasikan secara resmi di jurnal.
- Mendukung publikasi dan sitasi.
Sebuah paper yang dipresentasikan di konferensi sering mendapatkan masukan sebelum dipublikasikan secara resmi, jadi lebih dikenal di komunitas, dan berpotensi meningkatkan sitasi (menjadi rujukan bagi tulisan, peneltian, artikel, atau karya ilmiah lain).
- Membantu periset dari negara berkembang
Banyak travel grant memang dirancang untuk mendukung peneliti dari negara berkembang agar tidak tertinggal akses akademik global. Organisasi seperti UNESCO, The World Academy of Sciences, atau universitas internasional sering memiliki skema khusus ini.
- Nilai strategis untuk karier akademik
Pengalaman presentasi internasional, di beberapa kampus atau lembaga penelitian, bisa memengaruhi kenaikan jabatan akademik, penilaian BKD (Beban Kerja Dosen), akreditasi program studi, dan peluang memperoleh hibah penelitian.
Melihat alasan-alasan utama di atas, sudah semestinya travel grant bukan sekadar “biaya jalan-jalan”. Travel grant adalah investasi strategis dalam karier riset dan posisi akademik seorang peneliti yang mestinya didapatkan dengan cara yang seharusnya memperkuat posisinya sebagai peneliti, bukan sebaliknya. ***