news

Mendadak, Pemerintah Kota Tokyo Mengimbau Karyawan Pakai Celana Pendek untuk ke Kantor

Kamis, 16 Juli 2026 | 17:23 WIB
Ilustrasi: Pemerintah kota Tokyo bikin gebrakan baru, yaitu mengajak karyawan untuk ngantor pakai celana pendek. (Magnific)

Seorang agen properti bernama Sachie Koike, termasuk salah satu yang kurang setuju. Menurut perempuan berusia 52 tahun itu, melepas jas atau dasi masih wajar. Tapi kalau celana pendek, menurutnya sudah kelewat batas.

"Saya mengasosiasikan celana pendek dengan hari libur. Menurut saya, kaki yang berbulu kelihatan kurang rapi di tempat kerja," canda Sachie.

Debat ini memang wajar terjadi di negara yang sangat menjunjung tinggi formalitas seperti Jepang. Tapi realitasnya, perubahan iklim memaksa mereka untuk melonggarkan tradisi. Apalagi, tahun lalu Jepang baru saja mencatat rekor musim panas paling membara sejak tahun 1898.

Baca Juga: Menyingkap Rahasia Erling Haaland: Kisah di Balik Monster Gol yang Mengguncang Jagat Sepak Bola

Pada akhirnya, bagi para pekerja yang harus berjuang menembus cuaca panas setiap hari, kenyamanan fisik jauh lebih penting.

Takuya Ozawa, pegawai pemerintah berusia 38 tahun, menceritakan betapa menyiksanya perjalanan pulang kerja jika memakai celana panjang. Namun, semua itu berubah sejak ada kebijakan baru untuk menghemat listrik ini.

"Rasanya jauh lebih adem dan sejuk kalau pakai celana pendek," tutupnya.

Halaman:

Tags

Terkini