PejuangKantoran.com - Memiliki tas merek mewah dari rumah mode dunia sudah lama dianggap sebagai investasi yang menguntungkan, karena tas-tas ini kelak bisa dijual kembali. Bahkan, nilainya bisa naik berkali-kali lipat.
Praktik penjualan kembali tas merek mewah ini tidak disukai rumah-rumah mode tersebut, karena membuat orang mendapatkan keuntungan dari produk palsu.
Hal ini terjadi ketika situs-situs web barang bekas tidak memiliki proses validasi yang ketat terhadap tas merek mewah yang dititipkan pada mereka.
Pertimbangan lainnya mengapa praktik ini tidak di-approve perusahaan-perusahaan fashion adalah karena desain tertentu bisa dijual lebih mahal di pasar re-sale, dan membuat penjual meraup keuntungan besar. Hal itu menyebabkan konsumen mengabaikan produk yang tidak sesuai dengan nilainya.
Dalam empat tahun terakhir saja, para pembeli sudah menghabiskan 1,3 triliun dollar untuk membeli barang-barang mewah baru, entah itu tas, pakaian, jam tangan, dan perhiasan.
Pasar re-sale meningkat dua kali lipat selama empat tahun terakhir. Tahun lalu, barang mewah senilai 49,3 miliar dollar berhasil terjual di seluruh dunia.
Beberapa merek yang sangat dicari antara lain tas Hermès. Calon pembeli bahkan rela mengeluarkan uang lebih besar untuk membeli tas bekas daripada membeli secara resmi yang prosesnya lebih ribet.
Merek-merek mewah biasanya mengharuskan pembeli berhubungan dengan sales associate, membayar uang muka yang tidak murah, sudah begitu masih harus masuk daftar tunggu selama satu tahun atau lebih.
Tas Birkin 25 biasa yang harganya sekitar 10.000 dollar Ketika dijual lagi harganya bisa menjadi 24.000 dollar atau lebih.
Tas Birkin Ostrich berukuran 25 cm dari Hermès tergolong langka. Hanya 25 tas yang terjual dalam lelang selama satu dekade terakhir.
Tas ini rata-rata dijual seharga 35.000 dollar sejak tahun 2020. Seri Noir Ostrich Birkin 25 tahun 2021 terjual seharga 40.420 dollar pada tahun 2022.
Baca Juga: Pangeran Abdul Mateen Pamerkan Foto Masa Kecilnya bersama Anisha Rosnah: Jodoh Memang Nggak Ke Mana!
Tas Hermès yang langka bisa terjual lebih mahal lagi. Tas Birkin Himalaya bahkan mencetak rekor dunia pada 2020 karena berhasil terjual dalam lelang seharga 382.295 dollar.
Rata-rata, harga tas Hermès bekas harganya 25% lebih mahal daripada tas baru yang dibeli langsung dari toko.
Artikel Terkait
Dukung Pemilu Damai dan Bebas Hoax, JPP Audiensi ke TKN Fanta dan Relawan Digital Prabowo-Gibran
4 Tipe Introvert yang Jarang Dikenali, Mana yang Paling Menggambarkan Kepribadian Kamu?
Untuk Jadi Juara Catur, Coaching Clinic Saja Tidak Cukup
Cakep, Indonesia Cicipi 3 Stadion Berbeda di Penyisihan Grup D Piala Asia 2023
Piala Asia 2023: Lusail, Stadion Ciamik Kebanggaan Rakyat Qatar
Mau Ikut Beasiswa LPDP Harus Punya Sertifikat TOEFL atau IELTS. Apa perbedaaan TOEFL, IELTS, dan PTE?
Stadion Ahmad bin Ali, Venue Indonesia Vs Irak Piala Asia 2023, Sempat Ditinggal Cabut