Imbal Hasil Pertama ST012 Masuk Rekening Hari Ini: Rabu 10 Juli 2024, Cek Berapa yang Kamu Terima!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 10 Juli 2024 | 11:12 WIB
Para investor yang membeli Sukuk Tabungan (ST) seri ST012 sudah bisa menerima kupon pertamanya hari ini, Rabu, 10 Juli 2024. (Instagram @djpprkemenkeu)
Para investor yang membeli Sukuk Tabungan (ST) seri ST012 sudah bisa menerima kupon pertamanya hari ini, Rabu, 10 Juli 2024. (Instagram @djpprkemenkeu)

PejuangKantoran.com - Sesuai janji Kementerian Keuangan saat menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) seri ST012, para investor sudah bisa menerima kupon pertamanya hari ini, Rabu, 10 Juli 2024.

Sekadar mengingatkan, kupon pertama ST012 yang ditawarkan mulai 26 April hingga 29 Mei 2024 merupakan long coupon, karena dibagikan dengan jangka waktu lebih panjang dari kupon bulanan.

Dengan demikian, nilai imbal hasil yang kamu terima untuk pertama kali bisa lebih besar dari kupon bulanan. Dan, siap-siap saja kalau imbal hasil bulan berikutnya lebih kecil, ya.

Baca Juga: 6 Cara untuk Bernegosiasi Agar Sukses dan 'Win-Win Solution'

Mengapa kupon pertama ST012 disebut long coupon, karena jarak dari tanggal setelmen (5 Juni 2024) hingga pembayaran kupon pertama sekitar satu bulan lima hari.  

Hal ini berbeda dengan produk SBR013, di mana kupon pertamanya merupakan full coupon. Sehingga, pembayaran kuponnya tepat sebulan dari tanggal setelmen. Besaran kupon pertamanya pun akan sama dengan kupon-kupon bulan berikutnya.

Ada baiknya kita review lagi bagaimana karakteristik produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Syariah ini, ya.

Bisa dicairkan lebih awal

Sukuk Tabungan ST012 ditawarkan dengan dua tenor, yaitu 2 tahun (ST012T2) dengan imbal hasil 6,40% per tahun, dan 4 tahun (ST012T4) dengan imbal hasil 6,55% per tahun.

Imbal hasilnya bersifat mengambang dengan batasan minimal (floating with floor), yang artinya jika suku bunga acuan BI naik maka imbal hasil ST012 ikut naik.

Baca Juga: Howel and Co Buka Lowongan Kerja Jadi Content Creator, Siapa Berminat?

Apabila Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan, nilai kupon ST012 tidak akan turun dari batas bawah (floor) yang sudah ditetapkan, di mana batas bawah ST012T2 adalah 6,40% dan ST012T4 di 6,55%.

Nilai kupon tersebut menjadikan imbal hasil ST012 lebih tinggi daripada bunga deposito bank BUMN yang biasanya di kisaran 3-4% per tahun.

Tetapi, pajak ST012 lebih rendah dari deposito, yaitu 10%. Sedangkan pajak deposito sebesar 20%.

ST012 tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder (non tradable), tetapi memiliki fasilitas early redemption atau bisa dicairkan sebagian sebelum jatuh tempo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Kemenkeu, Bareksa, Bibit.Id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X