Kelola Gajimu Supaya Hidupmu Lancar. Berikut Tips Pengeluaran Bulanan yang Benar!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 9 Februari 2025 | 14:42 WIB
Lakukan pengelolaan gajimu dengan benar supaya hidupmu lancar. (Drazen Zigic)
Lakukan pengelolaan gajimu dengan benar supaya hidupmu lancar. (Drazen Zigic)

Pejuangkantoran.com – Menerima gaji pertama kali? Senang  bukan bukan kepalang, kan? Rasanya ingin beli ini-itu yang dulu hanya bisa windows shopping di marketplace. Makan ini-itu yang sebelumnya hanya bisa ikut “ngiler” pas nonton food blogger di media sosial.

Tidak apa-apa, semua kegembiraan itu adalah wajar dan sudah selayaknya pencapaian baru kamu dengan mendapatkan gaji pertama ini dirayakan.

Eits, tapi supaya perayaan gaji baru ini tidak kebablasan, ada baiknya kamu mulai menerapkan financial management atau pengelolaan keuangan dari gaji kamu. Karena pengelolaan gaji ini tak hanya agar kehidupan keuanganmu lancar tanpa kendala, namun juga untuk jangka panjang hingga kelak masa pensiunmu.

 

Formula 45-25-20-10

Pada dasarnya, pengeluaranmu itu untuk kebutuhan pokok (makan, transport, tempat tinggal/kos/sewa rumah), tabungan, cicilan (bila ada), dan dana darurat.

Ini adalah rumus alokasi gaji kamu setiap bulan berdasarkan persentase dari gajimu. Sebenarnya persentase ini sangat dinamis berdasarkan kebutuhan. Namun, empat pengeluaran tersebut di atas harus ada semua.

Adapun rincian persentase tabungan dari gaji yang paling umum digunakan dalam alokasi gaji bulanan adalah:

  • 45% untuk kebutuhan pokok.
  • 25% untuk tabungan.
  • 20% untuk pembayaran cicilan/utang.
  • 10% untuk dana darurat.

Kunci dari keberhasilan alokasi gaji ini adalah disiplin. Disiplin dalam hal ini adalah disiplin untuk segera menyisihkan hal-hal yang memang harus segera dibayarkan, misal hutang/cicilan.

 Baca Juga: Agar Masa Depan Lebih Mapan meski Gaji Pas-pasan, Lakukan Perencanaan Keuangan Ini Sejak Umur 20-an

Yang pertama disisihkan

Jadi, langkah pertama ketika kamu gajian adalah menyisihkan untuk membayar hutang atau cicilan sebelum kamu membelanjakan uangmu. Ini karena hutang/cicilan adalah pengeluaran tetap dan pasti (hingga cicilan/hutangmu lunas) yang tidak bisa dikurangi.

Ciclan ini bisa saja berupa cicilan rumah atau kendaraan atau yang lainnya. Jika kamu mau mengajukan leasing, maka sebaiknya cicilan yang kamu bayar berkisar di angka 20%.

Setelah itu, sisihkan langsung untuk tabungan dan dana darurat. Tabungan biasanya untuk jangka panjang. Bisa saja kamu punya rencana untuk membeli kendaraan atau rumah atau hal lain yang ingin kamu beli atau lakukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X