Pejuangkantoran.com - Dengan budaya konsumtif saat ini, sangat mudah bagi orang-orang dari keluarga kelas menengah untuk jatuh ke dalam perangkap pengeluaran yang berlebihan alias boros.
Padahal, dengan pendapatan yang hanya cukup untuk menutupi kebutuhan dasar, kebiasaan ini dapat mencapai stabilitas keuangan jangka panjang.
Berikut adalah lima hal yang menurut New Trader U yang bisa membuat orang dari kalangan menengah menghabiskan uang yang tidak perlu.
- Mobil baru
Daya pikat mobil baru memang sangat kuat, tetapi ingatlah bahwa harganya sangat mahal. Apalagi mobil baru terkenal karena depresiasinya yang cepat sehingga kamu kehilangan sebagian besar nilainya dalam beberapa tahun pertama kepemilikan.
Depresiasi ini merupakan kerugian yang signifikan bagi orang kelas menengah karena pada dasarnya kamu seperti membuang uang ke luar jendela.
Alternatif cerdas yang bisa dipilih adalah mempertimbangkan kendaraan bekas yang menawarkan fasilitas serupa, tetapi dengan biaya yang jauh lebih rendah.
- Biaya layanan berlangganan
Meski menawarkan biaya bulanan yang tampaknya rendah, tetapi biaya layanan berlangganan bisa secara diam-diam menguras anggaran. Misalnya saja Netflix, Spotify, hingga membership di gym atau kelas olahraga tertentu.
Masalah diperparah oleh fakta bahwa banyak orang jarang menggunakan atau atau bahkan melupakan aplikasi yang dibayarnya setiap bulan.
Untuk menghentikannya, lakukan audit biaya langganan secara teratur. Pastikan apakah kamu menggunakannya secara teratur? Apakah manfaatnya sepadan dengan biayanya? Atau adakah alternatif gratis atau yang berbiaya lebih rendah?
Baca Juga: Kebiasaan Boros Tapi Nggak Bisa Ngerem, Padahal Ini Pemicunya
- Makan di luar
Sering makan di luar dan ketergantungan pada makanan yang dibawa pulang menjadi penyebab lain orang-orang dari kelas menengah mengeluarkan uang berlebihan.
Jangan hanya menghitung makan malam mewah, tetapi hitung juga pengeluaran untuk minum kopi harian, makan siang saat kerja, dan camilan yang dibeli secara impulsif.
Pengeluaran kecil dan sering tersebut mungkin tampak tidak signifikan, tetapi dapat bertambah hingga jumlah yang mengejutkan selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan.
Solusinya adalah menemukan keseimbangan dan menerapkan "anggaran makan di luar" yang dapat membantu menciptakan kesadaran untuk menetapkan batasan pada kategori pengeluaran ini.
Artikel Terkait
Apa Itu Gaya Hidup Frugal Living yang Banyak Dianut Orang Kaya? Benarkah Bikin Hidup Lebih Hemat?
25 Contoh Cara Hidup Hemat yang Mudah Kamu Coba Agar Bisa Menabung! (Bagian 1)
Tren Frugal Travel, Liburan Irit Tapi Puas dan Penuh Makna
Terkesan Asyik, 3 Kebutuhan Ini Acap Dicap sebagai Wujud Perilaku Hidup Boros Gen Z atau Generasi Z
Hemat Mana, Belanja Keperluan Rumah Tangga Mingguan Atau Bulanan? Simak Perbandingannya!
6 Cara Hemat Langganan Paket Streaming Film dan Musik, Tak Perlu Lagi Buang-buang Uang!