PejuangKantoran.com - Lebaran sudah di depan mata, THR pun sudah cair. Namun banyak orang yang justru THR-nya hanya numpang lewat, tapi ada juga yang masih ada sisa setelah bayar utang atau pun belanja Lebaran.
Kalau kamu tipe yang mana nih Pejuang Kantoran? Apa sih yang seharusnya dilakukan untuk mengelola THR biar nggak boncos?
Saat THR cair biasanya kita akan berpikir untuk belanja kebutuhan lebaran, barang diskon, atau yang sudah lama kita inginkan. Sebenarnya hal ini sah-sah saja dilakukan karena THR adalah bonus di luar pendapatan tetap yang sudah dialokasikan untuk membiayai kebutuhan rutin. Tapi ini juga bukan alasan kamu bisa foya-foya.
Baca Juga: Kronologi Pistol Dirut BUMN Meletus di Bandara Sulsel
“THR dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan lebaran termasuk untuk biaya mudik asalkan tidak habis dalam sekejap hingga kekurangan uang untuk membiayai pengeluaran lalu akhirnya menggunakan kartu kredit. Alangkah baiknya THR dikelola agar bermanfaat dan tidak habis begitu saja, “ kata Faculty Head of Sequis Training Academy of Excellence Samuji.
Bagaimana sih seharusnya?
Samuji mengungkapkan cara paling mudah mengelola THR dengan prinsip sederhana, yakni berbasis persentase dalam setiap alokasi anggaran.
Persentase alokasi dapat berbeda pada setiap orang tergantung pendapatan dan kebutuhannya. Namun, dengan membuat perhitungan sedemikian rupa maka THR dapat digunakan dengan optimal dan lebih bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan terutama di masa depan.
“Dimulai dengan anggarkan pos dari THR untuk kewajiban dengan alokasi sekitar 5%, sedangkan untuk kebutuhan lebaran dapat dialokasikan hingga 50%. Lalu 20% untuk melunasi utang konsumtif, jangan lupa sisihkan sekitar 15% untuk pos dana darurat mengingat saat lebaran pun bisa saja terjadi risiko.Tersisalah 10% dari dana THR, ini bisa Anda alokasikan untuk pos masa depan,” sebut Samuji.
Alokasi kewajiban dalam THR digunakan untuk membayar zakat penghasilan, berbagi berkah kepada asisten rumah tangga, pengasuh anak, dan sopir. Jangan lupa juga sisihkan dana kewajiban untuk diberikan kepada orang tua agar mereka juga dapat menggunakannya untuk merayakan momen Idul Fitri.
Baca Juga: 6 Cara Biar Cuti Bersama Kamu Enggak Terganggu Urusan Kerjaan: Bye-bye (Sementara) Kantor
Sekitar 50% lainnya bisa dipakai untuk belanja Lebaran, tapi tidak harus semua dihabiskan. Belanjalah dengan prinsip cerdas, yakni utamakan dulu kebutuhan baru keinginan, manfaatkan promo, dan dapat juga belanja di marketplace karena harga lebih murah dan tidak perlu biaya tambahan, seperti transport, parkir, atau makan di restoran. Jika semua kebutuhan sudah terpenuhi maka dapat memenuhi keinginan yang tertunda.
Alokasi THR untuk melunasi utang dimaksudkan untuk utang yang sifatnya tidak tetap tapi jika tidak dibayar akan membebankan bunga yang tinggi, seperti tagihan kartu kredit dan tagihan lainnya. Dengan melunasi utang-utang tersebut maka pendapatan pada bulan selanjutnya dapat bersisa sehingga dana bulan mendatang yang tadinya untuk membayar utang bisa dialokasikan untuk keperluan masa depan.
Jika dana THR sudah dialokasikan dengan baik untuk kewajiban, melunasi utang, dan membiayai kebutuhan lebaran maka saatnya menambah dana cadangan untuk kebutuhan masa depan, setidaknya 10% dari THR.
Artikel Terkait
Bikin Syok, Badan Six Pack Rain Disebut Pre-Obesitas!
H-1 Masuk Kerja Terakhir di Sebelum Cuti Bersama Lebaran, Apa sih Keuntungan Kerja di Bulan Puasa?
5 Beasiswa ke Luar Negeri yang Hemat Biaya Pendaftaran, Tanpa IELTS dan LoA!
3 Pilihan Tempat Nyaman untuk Beristirahat Saat Mudik, Bisa Mandi dan Nitip Tas di Gambir Juga
Selain Uang, KPK Amankan Sepatu Louis Vuitton saat OTT Wali Kota Bandung Yana Mulyana
Akhirnya Pemkot Pekalongan Izinkan Muhammadiyah Pakai Lapangan Mataram untuk Salat Id
Jam Kerja ASN Terbaru Tahun 2023, Ada yang Hari dan Jam Kerjanya Lebih Fleksibel
Trotoar Simpang Santa Dibongkar Jadi Jalan Raya, Pemprov DKI: Sebagai Ujicoba Rekayasa Lalu Lintas
Buat Saingi ChatGPT dan Bard, Elon Musk Akan Meluncurkan Perusahaan AI
Pernah Ketempelan Jin Setelah Syuting, Erika Carlina Nggak Kapok Main Film Horor