saving

Milenial Merapat, Samesta Parayasa Wujudkan Konsep TOD, Perumnas dan KAI Bangun Stasiun Lumpang Parayasa

Senin, 29 Januari 2024 | 08:00 WIB
Samesta parayasa (dok. Samesta parayasa)

PejuangKantoran.com - Kebutuhan akan hunian yang terjangkau saat ini masih sangat tinggi. 

Meski demikian, hunian di tengah kota sudah tak lagi menarik perhatian banyak anak muda. Kebanyakan mereka lebih suka mencari sedikit 'minggir' dari psuat kota demi mendapatkan harga hunian yang lebih terjangkau. 

Tidak dapat dipungkiri bahwa kemacetan di wilayah Jabodetabek menjadi polemik yang kerap dihadapi masyarakat.

Maka dari itu perlu adanya terobosan yang dapat berperan dalam mengurai dan membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Baca Juga: Karyawan China yang Resign Gara-gara Join 600 Grup Chat, Butuh 3 Jam untuk 'Left Group'

Pemerintah pun mendorong para stakeholder terkait untuk menghadirkan terobosan yang relevan, seperti diantaranya pengembangan hunian yang terintegrasi  transportasi umum atau hunian berkonsep TOD.

Kali ini, Perumnas tengah mengembangkan Samesta Parayasa yang berada di Parung Panjang, Bogor menjadi kawasan hunian tapak pertama Perumnas yang berskala besar dengan konsep TOD. 

Guna mendukung mobilitas penghuninya maupun masyarakat sekitar, memaksimalkan potensi serta nilai tambah berupa aksesibilitas dan konektivitas, maka Perumnas bersama PT KAI mencanangkan pembangunan stasiun baru yang terintegrasi langsung dengan Samesta Parayasa.

Stasiun KRL baru yang diberi nama Stasiun Lumpang Parayasa berada di antara relasi Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Cilejit akan memberikan opsi dalam mobilitas yang baru bagi masyarakat sekitar kawasan Parung Panjang.

Baca Juga: Melihat Indonesia di Mata Perupa,” Kreativitas dan Harapan Seniman Lokal untuk Indonesia

Secara keseluruhan, Perumnas telah melakukan pengembangan kawasan perumahan di Parung Panjang Bogor dengan total seluas 600 Ha atau setara lebih dari 34ribu jiwa pada lima sektor kawasan yang dibangun.

Samesta Parayasa seluas 200 Ha merupakan pengembangan terakhir pada sektor lima yang sedang digarap.

Guna meningkatkan nilai tambah sekaligus aksesibilitas pada kawasan perumahan Parung Panjang, Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan bersama Perumnas dan PT KAI telah menandatangani pernyataan bersama dalam membangun dan mengembangkan Stasiun Lumpang Parayasa.

Komitmen tersebut telah disepakati pada seremoni penandatangan komitmen yang dilakukan oleh Mohamad Risal Wasal Selaku Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro dan Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo yang juga disaksikan oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI, Ibu Isma Yatun di Kantor Pusat BPK, Jakarta (17/01). 

Halaman:

Tags

Terkini