saving

Hampir Separuh Orang Dewasa Muda Masih Menerima Bantuan Keuangan, 47% Orangtua Mengakuinya

Selasa, 12 Maret 2024 | 12:38 WIB
Ilustrasi: Banyak orang dewasa muda yang masih mengandalkan bantuan keuangan dari orangtua untuk membiayai hidupnya. (Freepik/Lifestyle Memory)

PejuangKantoran.com - Tingginya biaya hidup di kota besar sekarang ini membuat banyak orang dewasa muda yang sulit untuk hidup mandiri. Biaya operasional sehari-hari, biaya pendidikan, biaya cicilan kendaraan dan rumah yang terus naik, membuat biaya hidup jadi lebih tinggi dibandingkan orangtua mereka pada usia tersebut.

Sementara itu, gaji karyawan muda sekarang ini menjadi lebih rendah ketimbang penghasilan orangtua mereka ketika mereka berusia 20-an dan 30-an, setelah disesuaikan dengan inflasi.

Baca Juga: 4 Check List Memilih Sepatu High Heels yang Nyaman untuk Ke Kantor, tanpa Mengabaikan Modelnya

Itu sebabnya orang dewasa muda sekarang ini masih mengandalkan bantuan keuangan dari orangtua untuk membiayai kebutuhan hidup mereka, dari membayar transportasi, makan, tagihan ponsel, hingga asuransi kesehatan dan kendaraan.

Terbukti, menurut laporan Savings.com, 47% orangtua yang memiliki anak berusia di atas 18 tahun memberikan bantuan keuangan untuk anak mereka. Sebulan, orangtua rata-rata mengeluarkan sekitar Rp21 juta untuk keperluan tersebut.

Di pihak lain, orang dewasa muda dari kalangan Gen Z juga punya latar belakang yang lebih baik dibandingkan orangtua mereka. Di usia 20-an dan 30-an, Gen Z cenderung memiliki gelar sarjana dan bekerja penuh waktu, terutama kaum perempuan.

Mereka tidak hanya mencapai tingkat pendidikan yang lebih tinggi, tetapi juga berpenghasilan lebih tinggi. Namun, 61% dewasa muda yang masih tinggal di rumah tidak berkontribusi sama sekali terhadap pengeluaran rumah tangga, demikian temuan Savings.com.

Baca Juga: Nikah Tanpa Anak atau Childfree atau Nikah Punya Satu Anak, Generasi Milenial dan Generasi Z Pilih Mana?

Mengancam keuangan orangtua

Penelitian tersebut juga mengungkapkan, orang dewasa muda yang mengandalkan bantuan keuangan dari orangtua ini bisa mengancam keuangan orangtua mereka saat pensiun.

Faktanya, 58% orangtua mengatakan bahwa mereka telah mengorbankan keamanan finansial mereka sendiri demi anak-anak mereka yang sudah dewasa.

Hal ini meningkat dari jumlah orangtua pada tahun sebelumnya (37%) yang melakukan pengorbanan tersebut, lanjut Savings.com.

Baca Juga: Kisah Naura Ayu dan Fadi Alaydrus Harus Ta'aruf di Santri Pilihan Bunda

Carolyn McClanahan, perencana keuangan dan pendiri Life Planning Partners di Jacksonville, Florida, menyarankan orangtua untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik untuk diri mereka sendiri.

Setelah itu barulah mereka menganggarkan berapa banyak yang dapat mereka berikan kepada anak-anak mereka, katanya.

Halaman:

Tags

Terkini