saving

Generasi Milenial dan Generasi Z Kendalikanlah Perilaku Konsumtif yang Menggerus Gaji

Rabu, 13 Maret 2024 | 13:13 WIB
Ilustrasi: Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta Pusat. (Sigid Kurniawan)

PejuangKantoran.com - Riset terkini data.ai pada Januari 2024 sudah memberikan warning atau peringatan agar Generasi Milenial dan Generasi Z atau Gen Z Kendalikanlah perilaku konsumtif yang menggerus gaji atau pendapatan.

Generasi Milenial adalah generasi yang lahir di kurun waktu 1980 hingga 1996.

Lantas, Generasi Z atau Gen Z lahir pada 1997 sampai dengan 2012.

Riset itu mengatakan juga bahwa mayoritas Generasi Milenial dan Generasi Z hidup dalam masa digital yang memudahkan banyak hal.

Selain kemudahan transaksi keuangan, Generasi Milenial dan Generasi Z juga mendapatkan kemudahan dari digitalisasi berupa dari berbelanja online sampai dengan meminjam uang secara online.

"Apabila tidak mengendalikan perilaku konsumtif, Generasi Milenial dan Generasi Z bisa jatuh ke peminjaman online atau pinjol," kata hasil riset itu dalam publikasi voaindonesia.com, 12 Maret 2024.

Dengan bermodalkan 6,05 jam per hari per orang, konsumen Indonesia menghabiskan waktu memanfaatkan kemudahan melalui pengunduhan aplikasi digital.

Namun begitu, mirisnya, orang Indonesia, ketimbang warga dari negara lainnya, adalah yang paling banyak mengunduh aplikasi pinjol.

Sampai dengan akhir 2023, jumlah unduhan pinjol di Indonesia mencapai 222 juta unduhan.

Data Statistik Fintech Lending Otoritas Jasa Keuangan atau OJK pada 2023 menunjukkan kebanyakan nasabah pinjol di Indonesia adalah Generasi Milenial dan Generasi Z.

Rerata peminjam pinjol ada di kisaran usia 19 tahun hingga 34 tahun.

Prosentase penerima terbesar pinjol adalah 54,06 persen.

Angka 54,06 ini adalah setara dengan dana pinjaman online Rp 27,1 triliun.

 

Halaman:

Tags

Terkini