Emas juga termasuk aset safe haven yang menawarkan ketahanan nilai dalam situasi ekonomi yang tidak menentu. Bahkan dalam beberapa kondisi, nilai emas justru meningkat saat krisis terjadi.
Baca Juga: 3 Pertanyaan Wajib yang Perlu Disampaikan pada Atasan Saat Employee Check-Ins Mingguan
6. Valuta Asing
Investasi mata uang asing atau valas adalah salah satu jenis instrumen yang terus mengalami perkembangan. Hanya saja, pemahaman masyarakat terkait jenis investasi ini masih tergolong rendah dan belum populer.
Salah satu keuntungan dari investasi valas adalah likuiditasnya yang tinggi. Tidak seperti saham yang transaksinya minimal berjumlah 1 lot (100 lembar), kau bisa mencairkan investasi valas dengan nominal lebih sedikit.
7. Tabungan Berjangka
Tabungan berjangka adalah rekening tabungan dengan jangka waktu tertentu dan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Rekening ini dirancang untuk mendorong nasabah menabung secara teratur dengan komitmen jangka waktu tertentu.
Instrumen ini menawarkan keamanan karena oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga jumlah tertentu, sehingga aman dari risiko kegagalan bank.
Selain itu, tabungan berjangka juga cara yang ampuh untuk membantu membangun disiplin menabung karena dana tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo tanpa penalti.
8. Deposito
Deposito adalah produk simpanan di bank dengan suku bunga tetap dan jangka waktu tertentu. Deposito biasanya menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan reguler.
Produk deposito tersedia dengan berbagai pilihan tenor, mulai dari 1 bulan hingga beberapa tahun. Suku bunga tetap selama jangka waktu deposito, memberikan pengembalian keuntungan yang pasti.
Baca Juga: Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta Ditetapkan Secara Spesifik dalam Peraturan Pemerintah Ini
9. Proyek Energi Terbarukan
Berinvestasi pada energi terbarukan sejalan dengan peralihan menuju perekonomian global yang lebih berkelanjutan. Proyek-proyek ini tidak hanya menjanjikan pertumbuhan jangka panjang namun juga mendukung tujuan lingkungan hidup, yang didukung oleh kebijakan pemerintah.
10. Sukuk
Instrumen investasi jangka panjang berikutnya adalah Sukuk, yaitu surat utang berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah Islam. Sukuk juga disebut dengan Obligasi Syariah.
Ada dua jenis Sukuk yang bisa dimiliki, yaitu Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan.