PejuangKantoran.com - Pemerintah menawarkan Obligasi Negara Ritel seri ORI030 pada 6–30 Juli 2026. Ada dua tenor yang ditawarkan, yaitu ORI030-T3 buat jangka waktu 3 tahun dengan kupon 6,9% per tahun. Lalu ORI030-T6 untuk jangka waktu 6 tahun, kuponnya 7% per tahun.
Salah satu alasan mengapa ORI030 sangat menarik di tengah kondisi ekonomi yang nggak menentu kayak sekarang ini adalah kuponnya fixed rate alias tetap sampai jatuh tempo.
Ini berbeda dengan deposito bank yang bunganya bisa langsung ikut turun kalau suku bunga acuan mulai melandai. Kalau kamu invest di ORI030, besaran kuponnya bakal tetap sama tinggi dari awal sampai jatuh tempo, nggak peduli gimana kondisi pasar berubah.
Baca Juga: ORI030 Mau Ditutup! Kalau Serius Mau Pesan, Ini Potensi Keuntungan yang Bisa Kamu Dapat
Selain itu, dari sisi pajak ORI030 juga lebih unggul dibanding deposito. Kupon ORI030 cuma kena pajak final 10%, alias separuh dari pajak bunga deposito yang 20%. Alhasil, keuntungan bersih yang masuk ke rekening kamu jadi lebih maksimal.
Cara memesan ORI030
Nah, kalau kamu mau memesan Obligasi Negara Ritel seri ORI030, tidak perlu repot-repot ke bank. Kamu bisa memesannya melalui mobile banking dari bank umum kayak BCA, Mandiri, BNI, BRI, sampai platform fintech seperti Bibit, Bareksa, Tanamduit, Fundtastic, dan sejenisnya.
Langkah-langkah pemesanan:
1. Registrasi melalui sistem Mitra Distribusi (Midis). Siapkan data diri, nomor SID, rekening dana, dan rekening surat berharga. Kalau belum punya, pihak Midis akan bantu buatkan.
2. Pemesanan bisa dilakukan selama masa penawaran berlangsung. Pastikan kamu membaca syarat di Memorandum Informasi dulu sebelum memesan.
3. Pembayaran. Setelah pesanan diverifikasi, kamu akan menerima kode pembayaran (billing code) via SMS/email. Transfer dana investasi menggunakan kode tersebut lewat ATM, mobile/internet banking, atau teller sebelum batas waktunya habis.
4. Konfirmasi. Begitu membayar, kamu menerima Bukti Transaksi (NTPN) dan notifikasi pesanan selesai. SBN akan dialokasikan pada tanggal setelmen, dan kamu bisa minta bukti kepemilikan ke Midis.
Baca Juga: 7 Cara Otomatisasi Keuanganmu, Bikin Nabung dan Bayar Tagihan Jadi Nggak Terasa Berat
Gampang, kan? Tapi perlu kamu ketahui, kuota yang makin menipis ini bukan gimmick marketing, karena betulan bisa habis sebelum masa penawaran resmi selesai.
Kalau kamu sudah yakin dengan profil risiko rendah dan mau mengamankan kupon tetap buat beberapa tahun ke depan, sekarang waktunya buat memesan.