Produser "Bunga Di Tepi Jurang" Janjikan Konflik yang Makin Dar Der Dor di Setiap Episodenya

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Senin, 27 Juli 2026 | 22:18 WIB
Daya tarik series Bunga di Tepi Jurang tidak hanya dari alur ceritanya, tetapi juga dari jajaran pemainnya. (iQIYI)
Daya tarik series Bunga di Tepi Jurang tidak hanya dari alur ceritanya, tetapi juga dari jajaran pemainnya. (iQIYI)

PejuangKantoran.com - Dari awal sudah dar der dor. Itulah kesan yang muncul ketika menyaksikan dua episode berturut-turut dari series Bunga di Tepi Jurang.

Series 12 episode yang diproduksi oleh Leo Pictures ini akan tayang di dua streaming platform sekaligus, yaitu QIYI dan MAXStream TV, mulai 31 Juli 2026.

Bunga Di Tepi Jurang mengangkat perjuangan hidup Andini (Claresta Taufan), gadis desa yang mengejar kehidupan yang lebih baik di kota. Andini, yang menolak dinikahi sebagai istri keempat juragan kaya di desanya, lalu kabur ke Jakarta.

Baca Juga: Ernest Prakasa Ajak Penonton Lebih Paham Cara Kerja Pencopet dalam Filmnya, 'Operasi Pesta Copet'

Ia ditemani Aldi (Aliando Syarief), yang mengaku sebagai manajer pencari bakat artis. Namun pria ini ternyata punya niat jahat. Andini dijadikan bayaran utang Aldi kepada Mami Angel (Olla Ramlan), mucikari LC (lady companion) sebuah klab malam.

Setiap kali Andini berusaha keluar dari cengkeraman Mami Angel, usahanya selalu gagal. Ia baru menyadari bahwa Aldi telah memperdayainya. Di tengah berbagai luka, pengkhianatan, dan tekanan hidup, Andini terus berjuang untuk bangkit dan memperjuangkan masa depan impiannya.

Menurut Claresta, pemeran Andini, proyek ini berawal dari diskusinya dengan Lesley Simpson (VP Digital Lifestyle Telkomsel) dan tim iQIYI. Kira-kira, konsep apa yang menarik dan belum ada di Indonesia?

"Kami sepakat mengangkat series Bunga di Tepi Jurang dengan ragam konflik yang setiap episodenya berkembang. Jadi nanti episode 1 sampai episode 3 punya konflik yang beda. Episode 4 hingga 6 konfliknya beda lagi.

"Episode 7 hingga 9 konfliknya juga berbeda. Setiap episode akan ada lonjakan-lonjakan. Treatment-nya makin dar der dor lagi! Kita meramu sesuatu yang kira-kira bakal disukai penonton Indonesia dan belum ada di series-series yang tayang sekarang," ujar Agung Saputra,  saat gala premiere di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Daya tarik series ini bukan hanya dari alur ceritanya, tetapi juga dari jajaran pemainnya. Selain Claresta Taufan dan Aliando, jajaran pemain lain yang terlibat rata-rata populer di media sosial dengan jutaan pengikut.

Beberapa di antaranya Stefan William, Erika Carlina, Rachel Vennya, Olla Ramlan dan kekasihnya, Tristan Molina, Anjasmara, Derby Romero, hingga kekasih Sarwendah yang sekarang sedang viral, Giorgino Antonio. Ada pula aktor Thailand, Moslhong atau Panuwat Sopradit.

Baca Juga: Lagi Mikirin Apa Sekarang Ini? Ternyata Manusia Bisa Dikelompokkan Jadi 4 Tipe Pemikir, Lho!

“Yang pasti yang paling susah adalah menyesuaikan schedule karena di sini artis-artis top semua yang schedule-nya, aduh! Jadi kalau yang satu bisa, satu enggak bisa. Satu bisa, satu enggak bisa.

"Memang tantangannya sangat besar, karena kami berpacu dengan waktu. Juga dengan Moslhong dari Thailand yang bergabung by concept di sini. Kita ingin sesuatu yang berbeda dan ini pertama kalinya ada aktor Thailand bisa bermain di series Indonesia.

"Tapi berkat Angling Sagaran (sutradara), Bhutet Erlina (casting director) dan tim yang sangat luar biasa jadilah Bunga di Tepi Jurang!" pungkas Agung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X