No No Ya, Ini 8 Kesalahan yang Harus Dihindari saat Masuk ke Imigrasi Bandara Menurut Pakar Hukum

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 22:23 WIB
Ilustrasi: Kalau sudah mau masuk konter imigrasi, hindari main HP terus. (Freepik/Wavebreakmedia-micro)
Ilustrasi: Kalau sudah mau masuk konter imigrasi, hindari main HP terus. (Freepik/Wavebreakmedia-micro)

PejuangKantoran.com - Liburan ke luar negeri akan selalu ditunggu-tunggu. Tapi, ada satu proses yang kerap bikin deg-degan, yaitu melewati pemeriksaan imigrasi dan bea cukai (customs).

Banyak yang mengira proses ini cuma formalitas, padahal salah langkah sedikit saja bisa bikin kita ditolak masuk ke negara tujuan. Apes-apesnya bahkan bisa ditahan karena dianggap melanggar peraturan.

Biar perjalananmu lancar jaya, para ahli hukum membagikan beberapa kesalahan fatal yang wajib kamu hindari di area imigrasi bandara.

Baca Juga: Berkaca dari Serangan Peretas ke Hugging Face, Sesiap Apa Kita Menghadapi Risiko Keamanan Berbasis AI?

1. Kebanyakan ngobrol dan bercanda

Petugas imigrasi itu bukan teman ngobrol. Jawab saja secara singkat apa yang ditanyakan dan nggak usah bercanda. Menurut Jimmy Lai, seorang pengacara imigrasi, petugas dilatih untuk mendeteksi kebohongan dan ketidakcocokan informasi. Kalau kamu gugup terus bicaranya ngelantur ke mana-mana, mereka justru bakal makin curiga.

2. Nggak jujur tentang alasan kedatangan

Jangan pernah memalsukan alasan kedatangan kamu di kota tersebut. Bilang mau berlibur padahal ada rencana kerja freelance atau sekadar pet sitting itu bukan bohong putih, melainkan pemalsuan data ke pejabat resmi. Kalau jawabannya jujur, ceritamu bakal konsisten dan prosesnya justru lebih cepat.

3. Asyik main HP atau pakai earphone

Area imigrasi adalah area pemeriksaan pemerintah yang ketat. Scrolling media sosial, menelepon, atau pakai headphone saat mengantre, bikin kamu kelihatan terdistraksi atau bahkan acuh tak acuh. Dengarkan instruksi petugas dengan baik dan simpan ponselmu sebentar.

Baca Juga: Ternyata Ada Lho, Negara yang Jumlah Turisnya Jauh Lebih Banyak daripada Warga Lokal!

4. Mengarang informasi di formulir Bea Cukai

Ragu apakah barang bawaanmu perlu dilaporkan (declare) apa nggak? Mendingan tanya langsung. Selain itu, jangan membulatkan jumlah uang tunai ke bawah atau sengaja melewatinya karena mengira itu barang sepele. Alasan "Saya kira barang ini enggak dihitung" itu sudah nggak mempan buat petugas bea cukai.

5. Duty-free bukan berarti bebas lapor!

Belanja di toko duty-free memang bikin kita bebas pajak di kasir bandara tempat asal. Tapi begitu mendarat di negara tujuan, barang belanjaan itu tetap wajib dilaporkan kalau melebihi batas ketentuan lokal. Sama halnya dengan makanan atau minuman yang kamu dapat di dalam pesawat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Yahoo Travel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X