PejuangKantoran.com - Apakah kamu seorang freelancer atau pekerja lepas yang bergantung pada pendapatan tidak tetap atau tidak pasti kapan masuknya?
Jika iya, berarti kamu harus pintar-pintar mengatur keuangan. Jika tidak, bukan tidak mungkin kamu akan sering kehabisan uang di tengah jalan.
Menurut pakar keuangan pribadi, Paco de Leon, berikut ada beberapa cara tepat yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan sebagai freelancer.
Baca Juga: Mengelola Keuangan Itu Gak Susah Lho, Ini Cara Mudahnya
Cari tahu berapa banyak pengeluaran setiap bulan
Dengan mengetahui hal ini, kamu dapat membantu menjatah pembayaran sekaligus. Ini juga dapat membantumu memahami seberapa banyak uang yang benar-benar kamu butuhkan di bulan-bulan tanpa pendapatan sehingga dapat melakukan penyesuaian.
Untuk mengatur keuangan sebagai freelancer, buat pengeluaran menjadi tiga kategori besar:
● Tagihan dan kebutuhan kehidupan. Berapa banyak yang dibutuhkan untuk biaya hidup penting bulanan?
● Kesenangan dan hal tidak penting. Berapa banyak yang diinginkan untuk hal-hal yang tidak penting setiap bulan?
● Masa depan. Berapa banyak yang mampu kamu tabung/investasi secara wajar setiap bulan (FYI, umumnya menabung/berinvestasi besarannya 10% – 30% dari yang dihasilkan)?
Beberapa dari pengeluaran di atas merupakan pengeluaran yang jumlahnya tetap, sedangkan untuk yang lainnya lihat berdasarkan pengeluaranmu tiga bulan terakhir.
Jika pengeluaran dalam tiga bulan berbeda, maka kamu bisa mengambil rata-ratanya atau ambil pengeluaran yang terbesar.
Jika sudah mendapatkan hasilnya, maka itulah jumlah yang harus kamu miliki tiap bulan untuk membiayai hidupmu dan atau keluargamu. Jika kamu dibayar per tiga bulan, maka pastikan kamu memiliki simpanan uang dengan total tersebut dikali tiga.
Baca Juga: Milenium dan Gen Z Sebut Ekonomi Masih Membuat Mereka Bergantung pada Orang Tua
Bayar sendiri gajimu berdasarkan kebutuhan setiap bulan