Kol Goreng Paling Enak buat Paduan Pecel Lele, tapi Jangan Dikonsumsi Terlalu Sering

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 9 Juni 2023 | 17:19 WIB
Ilustrasi: Kol goreng memang lezat, tapi ingat bahayanya jika dikonsumsi terlalu sering. (Instagram @ayamgepuk_pusat)
Ilustrasi: Kol goreng memang lezat, tapi ingat bahayanya jika dikonsumsi terlalu sering. (Instagram @ayamgepuk_pusat)

PejuangKantoran.com - Siapa yang suka makan pecel lele atau pecel ayam dengan kol goreng? Makanan sampingan ini memang jauh jauh lebih enak dibandingkan dengan kol mentah yang biasa dijadikan lalapan.

Namun, ada kabar buruk untuk para pecinta kol goreng. Makanan ini ternyata tidak baik untuk kesehatan. Malah bisa dibilang berbahaya.

Pada dasarnya, terlalu banyak mengonsumsi sayuran kol dapat menyebabkan perut kembung dan mual karena kandungan gasnya yang tinggi. Namun, kol yang digoreng ternyata memberi efek yang lebih  buruk.

Baca Juga: Tiga Manfaat Hyaluronic Acid Untuk Kecantikan Kulit 

Berikut beberapa efek buruk makan kol goreng terlalu sering:

1. Merusak kandungan nutrisi

Sebenarnya, kol merupakan sayuran yang sangat kaya nutrisi. Dalam 100 gram kol segar terdapat kandungan 2,1 gram protein, 0,5 gram lemak, dan 3,6 gram karbohidrat.

Tak hanya itu, sayuran ini juga kaya serat, vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin K, serta mineral seperti kalsium, fosfor, dan mangan.

Namun, semua kandungan nutrisi tersebut bisa rusak jika sayuran diproses dengan cara digoreng dalam suhu tinggi.

Menurut studi Journal of Agricultural and Food Chemistry, sayuran lebih baik diolah dengan cara dikukus, direbus, dan ditumis. Cara ini lebih sehat karena mampu menjaga nutrisi sayuran, dibandingkan dengan digoreng.

2. Jumlah kalori bertambah

Salah satu nilai plus kol sebagai sayuran adalah sangat rendah kalori. Setengah bonggol kol mentah dengan berat 100 gram, hanya mengandung 22 kalori. Ini karena sekitar 92% dari seluruh bobot kol merupakan air.

Kol mentah yang sangat rendah kalori ini bisa menjadi makanan tinggi kalori jika digoreng. Hal ini disebabkan adanya kalori ekstra dari minyak goreng. Saat kol digoreng, minyak akan banyak terserap di sana.

Baca Juga: Alasan Sehat Ganti Smartphone ke Feature Phone!

Untuk satu sendok makan minyak goreng yang mengandung hampir 45 kalori, bayangkan jika kol digoreng dalam jumlah minyak yang sangat banyak. Artinya, kalori yang terkandung dalam kol juga semakin banyak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Alo Dokter, Hello Sehat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X