Menyimpan Dana Tunai Lebih Penting Saat Resesi? Begini Cara Mempertahankan Dana Tunai Kamu!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 18 Januari 2023 | 19:51 WIB
Ilustrasi: Bagaimana cara menyimpan dana tunai saat resesi? (Freepik/Wirestock)
Ilustrasi: Bagaimana cara menyimpan dana tunai saat resesi? (Freepik/Wirestock)

PejuangKantoran.com - Kita mungkin tidak dapat mengendalikan keadaan ekonomi; namun kita bisa mengontrol seberapa siap kita menghadapi kondisi ekonomi yang disebut-sebut akan memasuki resesi tahun ini. Menyimpan dana tunai saat resesi adalah salah satu caranya.

Ada beberapa manfaat jika kamu memiliki dana tunai saat resesi. Pertama, menjadi pegangan ketika kamu kehilangan pekerjaan atau penghasilan kamu berkurang. Kedua, kamu tidak perlu menjual aset ketika pasar turun.

Dengan menyimpan dana tunai saat resesi, kamu juga bisa menghindari utang yang serius.

Baca Juga: Gajian Masih Lama Bestie, Ini Cara Atur Keuangan Biar Dompet Tetap Sehat

Nah, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyimpan dana tunai saat resesi:

1. Kencangkan anggaran

Dengan potensi resesi yang sudah di depan mata, inilah saat yang tepat untuk mengevaluasi anggaran kamu. Buat daftar prioritas untuk menentukan kebutuhan versus keinginan,  pastikan semua kebutuhan kamu dalam daftar, dan beri peringkat mana keinginan yang paling diperlukan. Pertahankan hanya tiga hingga lima keinginan teratas saja.

2. Simpan dana untuk pengeluaran yang dapat diprediksi

Perawatan mobil, biaya pengobatan, dan rencana liburan, adalah beberapa contoh pengeluaran tahunan yang bisa diprediksi. Simpan jumlah yang telah ditentukan sebelumnya ke berbagai dana pelunasan setiap bulan.

Dengan begitu kamu tidak perlu mengutak-atik dana darurat untuk keadaan darurat medis atau pengeluaran untuk mobil yang lebih kecil.

Kamu bisa membuka rekening dana pelunasan di mana uang untuk melunasi utang dipisahkan dari uang untuk kebutuhan sehari-hari.

3. Bayar utang berbunga tinggi

Utang berbunga tinggi bisa menjadi beban yang lumayan pada arus kas. Coba gunakan penghasilan tambahan apa pun untuk membayar utang berbunga tinggi, misalnya utang kartu kredit.

Baca Juga: Mau Tahu, Keuntungan Investasi Emas Logam Mulia dalam Jangka Panjang?

Untuk melunasi cicilan utang kartu kredit, kamu bisa memanfaatkan balance transfer kartu kredit. Jadi, kamu bisa memindahkan saldo tagihan dari satu kartu kredit yang kamu pakai saat ini ke kartu kredit lain. Apa bedanya?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X