PejuangKantoran.com - Barangkali ada yang penasaran ingin mencium aroma gula dan spiritus di Agrowisata Pabrik Gula atau PG Madukismo?
"Datanglah ke Agrowisata Pabrik Gula Madukismo pada Mei sampai dengan Oktober," tutur Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY Markus Purnomo Adi kepada PejuangKantoran.com, pekan lalu.
Asal tahu saja, Mei hingga Oktober adalah musim giling tebu alias proses produksi gula dan alkohol spiritus di Pabrik Gula atau PG Madukismo.
Lebih lanjut, Markus Purnomo Adi menerangkan bahwa Pabrik Gula atau PG Madukismo terletak di Padokan, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul.
"Kami mengemas Pabrik Gula Madukismo dalam konsep agrowisata untuk seluruh masyarakat," kata Markus Purnomo Adi.
Madukismo
Kisah Pabrik Gula atau PG Madukismo adalah rentetan sejarah tentang tebu, gula, dan spiritus di Yogyakarta khususnya dan Indonesia, umumnya.
Kala itu, Sultan Hamengkubuwono IX mengusulkan pembangunan kembali pabrik gula di bekas lokasi PG Padokan atau Gesikan yang hancur lebur akibat Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948.
Demi menjaga pasokan gula dalam negeri, pembangunan kembali PG Padokan atau Gesikan juga berfokus pada perluasan lapangan kerja gegara karyawan PG Padokan atau Gesikan terpaksa kehilangan pekerjaan lantaran pengeboman oleh Belanda.
Per 31 Maret 1958, PG Madukismo pun resmi beroperasi hingga kini.
"Kami mengemas agrowisata dengan nama PT Madubaru PG PS (Pabrik Spiritus) Madukismo," tutur Markus Purnomo Adi.
Adalah penerus Sultan Hamengkubowono IX yakni Sultan Hamengkubowono X yang memperkenalkan Agrowisata PG Madukismo kepada khalayak banyak pada 17 April 1993.
Sejak saat itu, Agrowisata Pabrik Gula Madukismo menjadi destinasi wisata bagi turis lokal maupun mancanegara.
Markus Purnomo Adi, selanjutnya, membeberkan bahwa pada kunjungan Mei hingga Oktober, pengunjung akan mendapatkan pengenalan pengolahan tebu menjadi gula dan pembuatan alkohol spiritus.
Artikel Terkait
7 Istilah di Dunia Kerja yang Bakal Makin Viral di 2024, Apa Itu Post-Work Restraint Collapse?
Persyaratan Fisik untuk Menjadi Pilot: Siapa Bilang Pilot Tidak Boleh Berkacamata?
Tarif Pemotongan PPh Pasal 21 dengan Skema TER Resmi Berlaku 1 Januari 2024, Begini Rumus Perhitungannya
Hati-hati Jangan Sembarangan Coba, Ini Bahaya Full Makeup Tester di Mal
Tanda-tanda Orang yang Tampak Percaya Diri tapi Sebenarnya Punya Keyakinan Diri yang Rendah
Jumlah Bank Digital Kian Marak, Orang Kantoran Perlu Ubah Perilaku
Lowongan Kerja Cities Program Lead di WRI Indonesia buat yang Berpengalaman dalam Manajemen Proyek
Lepas dari Grup Semut alias Ant Group, Taipan Jack Ma Bakal Keruk Cuan Makanan Kemasan
Mengapa PM Inggris Rishi Sunak Larang Mahasiswa Internasional yang Studi di Inggris Memboyong Keluarga?
Nikah Seminggu Lagi, Pangeran Abdul Mateen Pamer Foto bareng Tunangannya, Anisha Rosnah binti Adam