Sementara itu, Dinna Jasanti sendiri tidak dapat menyembunyikan rasa senangnya ketika diajak berkolaborasi sebagai sutradara.
“Tentu saja saya antusias diajak Gina ikut menggarap film ini. Mudah-mudahan penonton bisa memetik pelajaran dan pengalaman menarik dari dunia Bima dan Dara yang baru setelah empat tahun,” ujar Dinna Jasanti.
Yang membedakan film ini dengan film terdahulu adalah, sosok Dara yang bukan lagi diperankan oleh Adhisty Zara. Dara di Dua Hati Biru diperankan oleh Nurra Datau, sedangkan Bima tetap diperankan oleh Angga Yunanda.
Baca Juga: Mengapa Pewawancara Bertanya “Di Mana Kamu Melihat Diri Kamu dalam Lima Tahun Ke Depan”?
Baik produser Starvision, Chand Parwez, maupun Gina S. Noer, mengatakan bahwa absennya Adhisty Zara disebabkan oleh masalah kontrak.
“Film ini bertumbuh. Dalam lima tahun, banyak hal yang berubah. Ini bukan sekuel tapi kelanjutan kisah Bima dan Dara.
“Keputusan yang kita ambil bahwa ini yang terbaik, kontraktual, dan keputusan bisnis ini yang terbaik. Kita butuh kebaruan dan semoga ini (kehadiran Nurra Datau) jadi sebuah enerji yang baru,” pungkas Chand Parwez. (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Tips Berpuasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Ibadah Maksimal
Praktisi Humas Renny Rengganis Ditunjuk sebagai Direktur Mutant Communications Indonesia
Meski Sering Dapat Diskriminasi Namun Pekerja Masih Tertarik Kerja di Berbagai Negara Asing seperti Jerman
Apa Moda Transportasi Favorit Pilihan Pemudik Ramadan dan Lebaran?
4 Pasar Takjil Dekat Area Perkantoran, Cocok Buat yang Suka Mampir Makan Usai Ngantor
Raja Charles Buka Lowongan Kerja Sebagai Chef de Partie Kerajaan Inggris, Cek Syaratnya di Sini
Survei Kementerian Perhubungan: Pemudik Lebaran Biasa Gunakan 4 Moda Transportasi Darat Ini