PejuangKantoran.com - Kesuksesan film Dua Garis Biru pada 2019 mendorong para pembuatnya untuk melanjutkan kisah Bima dan Dara ke dalam film keduanya, Dua Hati Biru.
Dua Hati Biru mengangkat dinamika hubungan Bima dan Dara dalam menjaga keutuhan keluarga mereka. Selama empat tahun, Bima mengasuh dan membesarkan sendiri Adam, buah hatinya dengan Dara. Sementara Dara melanjutkan pendidikannya ke Korea Selatan.
Baca Juga: Devin, Software Engineer AI Pertama di Dunia yang Bisa Membangun Situs Web Hanya dari Single Prompt
Setelah Dara kembali ke Indonesia, pasangan muda ini harus belajar menjadi orangtua sekaligus suami istri. Di sinilah mereka menyadari bahwa berbagi tugas rumah tangga bukan hal yang mudah dan tanpa konflik.
Wacana untuk melanjutkan kisah Bima dan Dara dengan segala dinamikanya sebagai pasangan muda yang membangun keluarga ternyata sudah ada sejak awal.
Salman Aristo, produser dari Wahana Kreator, melihat ada banyak konflik dan permasalahan yang dialami pasangan muda yang bisa digarap dan dikembangkan.
Konflik dan permasalahan ini tentunya relatable dengan apa yang dialami kebanyakan pasangan muda di dunia nyata.
Baca Juga: Cara Menjawab Pertanyaan “Di Mana Kamu Melihat Diri Kamu Dalam Lima Tahun Ke Depan?
“Semenjak film Dua Garis Biru kita sudah ada appetite untuk membicarakan kelanjutannya. Tidak sekadar melanjutkan film yang sukses di box office,” ujar Salman Aristo, saat konferensi pers Dua Hati Biru di Epicentrum XXI, Kuningan, Kamis (7/3/2024).
“Rasanya kita punya ‘utang’ dengan penonton Indonesia untuk menceritakan lebih lanjut lagi. Kita punya materi dan vehicle untuk berbicara lebih lanjut.
“Dulu mereka adalah pasangan kekasih, dan sekarang mereka berproses menjadi orang tua, trying to be a family. Buat kami, itu menarik dan penting untuk diangkat sebagai kelanjutan,” kilahnya.
Skenario film kembali ditulis oleh Gina S. Noer yang juga istri Salman Aristo. Sedangkan penyutradaraan dilakukan oleh Gina bersama Dinna Jasanti.
Baca Juga: Billie Eilish dan Sejumlah Selebriti Kenakan Pin Merah di Academy Award untuk Mendukung Palestina
Ini merupakan pengalaman pertama keduanya untuk berbagi peran dalam menyutradarai film layar lebar.
“Sepanjang proses berkarya Dua Hati Biru, saya tumbuh bersama kegelisahan banyak anak dan keluarga muda yang menguji kembali pandangan mereka tentang ikatan batin antara anak, orangtua, dan keluarga,” ujar Gina S. Noer.
Artikel Terkait
Tips Berpuasa Agar Tubuh Tetap Sehat dan Ibadah Maksimal
Praktisi Humas Renny Rengganis Ditunjuk sebagai Direktur Mutant Communications Indonesia
Meski Sering Dapat Diskriminasi Namun Pekerja Masih Tertarik Kerja di Berbagai Negara Asing seperti Jerman
Apa Moda Transportasi Favorit Pilihan Pemudik Ramadan dan Lebaran?
4 Pasar Takjil Dekat Area Perkantoran, Cocok Buat yang Suka Mampir Makan Usai Ngantor
Raja Charles Buka Lowongan Kerja Sebagai Chef de Partie Kerajaan Inggris, Cek Syaratnya di Sini
Survei Kementerian Perhubungan: Pemudik Lebaran Biasa Gunakan 4 Moda Transportasi Darat Ini