Studi: Liburan di Alam Minimal 15 Menit Sehari Bisa Bantu Release Stres Setelah Kerja

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 4 Agustus 2024 | 21:00 WIB
ilustrasi liburan di alam (PIxabay/MARTINOPHUC)
ilustrasi liburan di alam (PIxabay/MARTINOPHUC)

PejuangKantoran.com - Apa yang sudah kamu lakukan di weekend ini? Liburan atau justru malah ribet dengan pekerjaan?

Minggu depan, kalau tak ada halangan, cobalah untuk pergi berkemah atau setidaknya pergi liburan ke alam. Banyak studi membuktikan bahwa melihat alam akan membuat Anda lebih refresh dan segar. 

 

 

“Ada banyak penelitian yang menunjukkan bagaimana menghabiskan waktu di alam dapat meningkatkan suasana hati, menurunkan kecemasan, dan meningkatkan kognisi dan memori,” kata praktisi perawat Mayo Clinic Jodie M. Smith, APRN., CNP, DNP, MSN.

Baca Juga: PT Kawan Lama Group Buka Lowongan Pekerjaan, Ada Banyak Posisi Bisa di-Apply

“Meluangkan waktu untuk alam adalah hal yang sangat penting. penting bagi kita untuk menjaga ketahanan dan mempromosikan perawatan diri di dunia yang menuntut banyak hal dari kita.”

Apa manfaat alam bagi kesehatan mental?

Pertama dan terpenting, Smith mengatakan bahwa alam dapat menjadi alat yang efektif untuk mengelola stres .

“Stres merangsang sistem saraf simpatik kita , yang bertanggung jawab untuk meningkatkan tekanan darah, detak jantung, dan gula darah untuk bereaksi terhadap stimulus yang menyebabkan kita stres,” kata Smith.

Meskipun tidak semua stres itu buruk – misalnya, stres dapat memotivasi kamu untuk memenuhi tenggat waktu kerja atau mengawasi anak-anak di kolam renang – paparan stres yang berkepanjangan atau kronis dapat mengganggu kesejahteraan emosional dan mental.

Namun alam mungkin mampu melawan stres dan dampaknya. Misalnya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap alam dapat mengatur sistem saraf simpatik hanya dalam lima menit.

Baca Juga: 7 Cara Alternatif Mengatakan “As Per Our Conversation Saat Kirim Email di Kantor

“Ini berarti kita bisa mendapatkan manfaat langsung dengan melangkah keluar,” kata Smith. "Dan melakukan hal ini secara berulang dapat mencegah efek kumulatif dari stres, yang berarti menurunkan risiko penyakit kronis, penyakit, dan kematian .”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: Mayo Clinic

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X