Selain mengurangi stres, Smith mengatakan penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap alam dapat menjadi strategi penanggulangan yang efektif bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan mental kronis, termasuk depresi, kecemasan, gangguan stres pasca-trauma (PTSD) dan gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD).
Berendam dalam waktu lama di alam dan program terapi berbasis alam telah menunjukkan hasil yang menjanjikan sebagai cara untuk mengelola PTSD.
Bahkan bagi mereka yang tidak memiliki kondisi kesehatan mental yang serius, alam dapat membantu Anda mengelola emosi seperti kesepian, mudah tersinggung, dan bahkan mungkin kemarahan di jalan .
Terakhir, terdapat bukti bahwa paparan alam dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik – seperti memori, perhatian, kreativitas , dan kualitas tidur.
Baca Juga: 10 Cara Agar Kamu Lebih Produktif Jelang Weekend: Jangans Bawa Pulang Kerjaan ke Rumah!
Namun mungkin bagian terbaiknya adalah alam memudahkan kita untuk menyerap manfaat ini.
“Hidup di alam tidak meminta atau menuntut apa pun dari kita, sehingga hal ini membebaskan pikiran kita untuk berpikir lebih dalam dan jernih tentang berbagai hal,” kata Smith.
Lain kali Anda berada di luar, luangkan waktu sejenak untuk mendengarkan, menyentuh, mencium. Perhatikan lingkungan di sekitar Anda dan hadirlah saja untuk mendapat semua manfaatnya.
Butuh berapa lama ada di alam?
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kunjungan singkat ke luar ruangan pun dapat bermanfaat. Namun ada indikasi bahwa jumlah dan jenis waktu di luar ruangan tertentu mungkin berdampak lebih besar pada kesejahteraan.
Sebuah studi pada tahun 2021, misalnya, menemukan bahwa sesi 20 hingga 90 menit di alam terbuka paling bermanfaat bagi kesehatan mental, sedangkan berkebun, terapi berbasis alam, dan olahraga di ruang hijau menjadi yang paling efektif untuk orang dewasa.
Baca Juga: Dapat Menu Vegetarian di Olimpiade Paris 2024, Para Atlet Kontan Minta Daging dan Porsi Besar
Sebuah survei besar menemukan bahwa orang-orang yang menghabiskan setidaknya dua jam seminggu di alam – baik dalam waktu yang lebih lama atau dalam waktu yang lebih singkat – lebih cenderung menggambarkan kesehatan dan kesejahteraan mereka secara positif dibandingkan orang-orang yang tidak menghabiskan waktu di alam terbuka. alam. Jika hal itu tampaknya tidak mungkin tercapai, Smith menyarankan agar Anda meluangkan waktu 15 menit setiap hari.
“Ada manfaat tambahan yang dapat diperoleh dari berendam dalam waktu lama, jadi setiap minggu cobalah menghabiskan satu jam di luar untuk melakukan sesuatu yang Anda sukai, dan setiap bulan cobalah untuk menghabiskan setengah hari [di luar],” kata Smith.
Artikel Terkait
Gelar Ekshibisi di Paris, Tekad Prabowo Bawa Pencak Silat Masuk Olimpiade
Negara-negara Eropa Terbaik untuk Penutur Bahasa Inggris, Aman buat yang Nggak Paham Bahasa Lokal
Buat Pencinta Barang Branded, Penjualan Gucci Drop 20 Persen di Q2 2024
Menteri Bappenas Sebut PNS Bakal Naik Gaji di 2025
Microsoft Down Lagi, Pengguna Tidak Dapat Mengakses Email, Xbox Live, dan Fungsi 365
Prabowo Ingin Menggelar Program Beasiswa dan Pelatihan Medis bagi Mahasiswa Indonesia di Rusia
Pasar Lokal Kurang Minat, Startup Unicorn eFishery Ubah Strategi dan Mem-PHK Karyawan
Mengapa Microsoft Melarang Anak Intern yang Cantik-cantik Berduaan Saja dengan Bill Gates?
Kata Siapa Karyawan Cantik Lebih Diuntungkan? Survei: Terlalu Cantik Malah Merugikan!
Ini Provinsi yang Punya Jumlah Pengangguran Terbanyak di Indonesia di 2024!