"Judul film ini memang Laura, sehingga apa yang disajikan di film ini adalah apa yang terjadi dalam realitas Laura, apa yang terjadi dalam kehidupannya, dan apa yang dia ucapkan.
"Di luar Laura, kita sama sekali tidak menjamah. Di luar itu semuanya adalah martir,” kata Hanung tentang judul film yang berfokus pada Laura.
Manoj menambahkan, film Laura: A True Story of A Fighter mempunyai kesan yang berbeda dari film-film sebelumnya. Baginya, film ini terlalu nyata.
Baca Juga: 7 Camilan Ringan untuk Tambah Energi dan Semangat di Sore Hari
Film ini juga disebutnya menyimpan sesuatu yang punya value sangat besar karena para pemain dan kru menonton film ini bersama keluarga Laura saat launching.
“Ketika ketemu keluarga Laura, kita ngobrol banyak sehingga rasanya jadi dekat sekali. Cerita ini benar-benar lebih seram dari film horor bagi saya.
“Mengangkat cerita ini, kita tidak mau kejadian ini sampai terjadi sama siapa pun!” tegas Manoj.
Selain Kevin Ardilova, Laura: A True Story of A Fighter juga dibintangi oleh Amanda Rawles (Laura Edelenyi), Carissa Perusset (Irene), Maya Hasan (ibu Laura), dan Fadi Alaydrus (Riko). (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Duh Aturan Bank Diperketat, Buka Tabungan Bisa Jadi Sulit
ArtMoments Jakarta 2024 Kembali Digelar, Tapi Ini Hari Terakhir!
Lowongan Kerja Sebagai Sekretaris di Bursa Efek Indonesia (BEI)
3 Alasan Mengapa Pekerjaan Freelance Tepat untuk Kamu yang Tidak Suka Diatur
Mantan CEO YouTube Susan Wojcicki Meninggal di Usia 56, Dikenang sebagai Tokoh Perubahan Google
Pembangunan IKN akan Lama dan Berat, Prabowo Optimistis Fungsi IKN Sudah Terasa 5 Tahun ke Depan
Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angkatan 39 Resmi Dibuka, Cek Syaratnya!