10 Perbedaan Biji Kopi Arabica dan Robusta Yang Perlu Kamu Tahu

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 2 Oktober 2024 | 09:12 WIB
Ilustrasi biji kopi. (Sigit Triwahyu)
Ilustrasi biji kopi. (Sigit Triwahyu)

 

  1. Budidaya Dan Hasilnya

Kopi robusta lebih mudah dalam budidayanya karena lebih tahan penyakit. Tumbuh di dataran yang lebih rendah, panen robusta juga lebih banyak daripada arabica.

Pohon kopi robusta bisa berporduksi penuh pada usia 4 tahun. Sednagkan pohon kopi arabica pada usia 6-8 tahun.

Produksi kopi robusta di Indonesia mencapai 81%, sisanya arabica. Namun untuk dunia, 75-80% produksi kopi adalah arabica. Sedangkan robusta sekitar 20%.

 

  1. Sajian Kopi

Robusta paling banyak dipakai untuk sajian kopi berbasis espresso, baik biji kopi campuran (blend) atau hanya robusta saja. Sementara arabica paling sering dipakai untuk manual brew single origin (satu varian kopi arabica dan diseduh secara manual) saat ini.

Alasan lain mengapa robusta banyak dipakai untuk sajian kopi berbasis espresso adalah karena harganya yang lebih rendah. Selain itu, kopi robusta juga banyak dipakai untuk bahan kopi saset.

 

  1. Bentuk Biji Kopi

Ketika kamu melihat biji kopi yang masih utuh, maka bisa langsung membedakan mana yang robusta, mana yang arabica. Ini karena bentuk biji robusta lebih membulat, sementara biji kopi arabica lebih oval.

 

  1. Tinggi Pohon

Pohon kopi arabica tumbuh hingga setinggi 2,5-4,5 meter. Sedangkan pohon kopi arabica lebih tinggi, sekitar 4,5-6 meter.

 

  1. Kandungan Chlorgenic Acid

Kandungan chlorogenic acid di biji kopi sangat berpengaruh dalam memperkuat rasa.

Berikut ini adalah rincian penting mengenai kandungan chlorogenic acid dalam kopi:

  • Biji kopi robusta memiliki kandungan chlorogenic acid antara 7-10%, sedangkan biji kopi Arabika mengandung asam klorogenat pada kisaran yang sedikit lebih rendah, yaitu 5,5-8%;
  • Variasi kadar chlorogenic acid dapat memengaruhi profil rasa keseluruhan yang dirasakan oleh peminum
  • Karena konsentrasi chlorogenic acid yang lebih tinggi, kopi robusta sering kali memiliki rasa pahit yang lebih terasa.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X