Kopi Yang Dibuat Dengan Metode Manual Brew Makin Disukai. Apa Saja Teknik Dalam Metode Ini?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Rabu, 23 Oktober 2024 | 14:44 WIB
Manual brew makin digemari belakangan ini. (Dmytro Sheremeta)
Manual brew makin digemari belakangan ini. (Dmytro Sheremeta)

Pejuangkantoran.com Selain kopi yang berbahan dasar espresso (seperti americano/longblack, cappuccino, affogato, dan sebagainya), di sejumlah kedai kopi sekarang banyak ditemui menu sajian dengan dengan metode manual brew.

Jika kopi berbahan dasar espresso biasanya menggunakan mesin kopi listrik yang serba otomatis, maka manual brew ini metode seduh yang mengandalkan ketrampilan si barista dalam menyeduh (brewing) kopi tanpa alat listrik.

Menurut usroat.com, manual brew adalah metode menyeduh kopi (biasanya tanpa alat listrik) secara manual. Ada beberapa teknik dalam manual brew ini.

Teknik-teknik tersebut di antaranya pour over, French press, Chemex, Aeropress, dan Moka pot.

 

  1. Teknik pour over

Pour over adalah metode menyeduh kopi dengan cara menuangkan air panas secara perlahan ke bubuk kopi yang telah ditempatkan dalam penyaring kertas berbentuk kerucut.

Air melalui bubuk kopi dan mengekstrak kopi. Ekstraksi ini kemudian turun ke bawah menetes melalui penyaring ke dalam wadah di bawahnya,.

Kopi hasil seduhan pour over terasa clean dan memunculkan aneka rasa kopi. Seperti kamu tahu, kopi, terutama arabica, punya aneka macam rasa. Rasa ini sangat dipengaruhi oleh asal di mana kopi tersebut di tanam.

Indonesia termasuk surga kopi arabica, karena punya berbagai macam varian arabica berdasarkan asal daerah tanamnya. Mulai dari Gayo Aceh hingga Wamena Papua.

Metode pour over saat ini termasuk metode manual brew yang paling banyak dtemui di kedai-kedai kopi slow bar. Tak hanya itu, metode ini juga paling banyak disukai penikmat kopi yang suka menyeduh sendiri kopinya.

Ini karena selain karena proses menyeduh pour over ini yang menyenangkan, tapi juga karena alat-alatnya sangat variatif dan harganya cukup lebar range-nya. Mulai dari yang puluhan ribu rupiah hingga ratusan bahkan lebih dari 1 juta rupiah.

Ada banyak merk, namun yang cukup popular adalah Hario V60, Chemex, Kalita, dan Origami.

 Baca Juga: 10 Perbedaan Biji Kopi Arabica dan Robusta Yang Perlu Kamu Tahu

  1. French press

French press juga dikenal sebagai teko tekan atau teko pendorong. Menyeduh dengan French press adalah dimulai dengan merendam bubuk kopi dalam air panas selama beberapa menit.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X