PejuangKantoran.com - Memasuki minggu pertama Januari 2025, persediaan fukubukuro atau lucky bag di Jepang semakin menipis. Maklum saja, tas keberuntungan ini kadang sudah tersedia untuk dipesan sejak November tahun sebelumnya.
Fukubukuro adalah tradisi warga Jepang untuk menyambut Tahun Baru. Tradisi ini pertama kali muncul sekitar tahun 1900-an. Idenya datang dari department store di Tokyo, Matsuya Ginza, yang berniat menjual barang-barang yang tidak laku dengan memberinya diskon besar-besaran.
Tradisi ini juga dikaitkan dengan keyakinan orang Jepang bahwa orang sebaiknya tidak mengawali tahun baru dengan barang-barang yang tidak diinginkan dari tahun sebelumnya, tetapi harus mengawali dengan cara yang “bersih”.
Baca Juga: Sekitar 65% Perusahaan di Jepang Mempekerjakan Pekerja Asing untuk Mengatasi Kekurangan Tenaga Kerja
Para pedagang atau toko di negara itu lalu membuat tas atau kantong kertas berisi empat atau lima barang dengan nilai yang berbeda-beda sesuai dengan jenis tokonya.
Isinya pun bervariasi, dari produk kecantikan hingga barang-barang fashion, dari perhiasan hingga barang rumah tangga dan peralatan dapur, dari produk elektronik hingga produk makanan.
Karena konsep fukubukuro adalah mencoba keberuntungan, isi tas ini hanya akan terungkap setelah dibeli. Namun terkadang isinya mengecewakan atau tidak diinginkan, sehingga pembeli menyebutnya utsubukuro (tas depresi).
Pembeli sebenarnya bisa menebak tas itu isinya bagus atau tidak dari harganya. Harga rata-ratanya cukup mahal, 10.000 yen (sekitar Rp1 juta), tetapi biasanya didiskon hingga 50% atau lebih.
Jika harganya murah, bisa sampai 500 yen (sekitar Rp51.000), kemungkinan besar isinya tidak sesuai harapan.
Lucky bag ala Family Mart
Baca Juga: 10 Kota di Jepang dengan Penduduk Asing Paling Bahagia, Tokyo Ada di Urutan Teratas
Fukubukuro mulai dijual setiap tahun mulai 2 Januari, karena banyak toko tutup pada hari pertama tahun yang baru. Lucky bag ini biasanya dijual selama minggu pertama selama persediaan masih ada.
Di beberapa pusat perbelanjaan, pembeli bahkan bisa menemukannya jauh-jauh hari. Bahkan terkadang tidak hanya ada tas keberuntungan untuk Tahun Baru, tetapi juga untuk Natal.
Saat ini, fukubukuro juga sudah bisa dipesan secara online terlebih dahulu. Pembeli bisa memilih apakah akan mengambilnya di toko atau dikirim ke rumah.
Untuk tas yang sangat dicari, terkadang dijual dalam jumlah terbatas melalui undian. Pemenangnya undian inilah yang diberi kesempatan untuk membeli.
Artikel Terkait
ASN Kemdikdasmen Punya Pakaian Dinas Baru, Tak Perlu Lagi Pakai Seragam Warna Khaki
Seleksi PPPK 2024 Tahap 2 Masih Dibuka untuk Tenaga Non-ASN, Ini Kriteria dan Cara Daftarnya!
Destinasi Instagram Paling Populer untuk Dikunjungi di Tahun 2025
Penghitungan Upah Lembur sesuai Aturan Pemerintah yang Jadi Hak Karyawan, Kamu Harus Tahu!
Wacana Stasiun KRL Karet Bakal Ditutup, Ini Respons KAI Commuter soal Kekhawatiran Anak Kereta
Lebih dari 99% Peserta PPPK 2024 Kemenag Lolos Seleksi, Ini Tahap Selanjutnya yang Wajib Dilakukan
Buat Pejuang Beasiswa, Program Beasiswa LPDP 2025 Sudah Dibuka. Ini Jadwal dan Persyaratannya!
Tom Holland akan Berhenti Main Film dalam Beberapa Tahun Mendatang, Ini yang Direncanakannya!