PejuangKantoran.com - Pengalaman ketindihan saat tidur sering dikait-kaitkan dengan peristiwa mistis. Padahal, secara medis, kondisi yang dikenal dengan istilah sleep paralysis ini sebenarnya bisa terjadi jika orang kurang tidur atau mengalami stres.
Film Ketindihan mengawinkan sosok jin pengganggu tidur yang dikenal di Aceh dengan konflik keluarga yang dialami tokoh utamanya, Tania (Haico Van Fer Veken).
“Sejak awal kita men-develop cerita ini pengen jadi sesuatu yang berbeda walaupun judulnya Ketindihan, di mana banyak orang pernah mengalami.
Baca Juga: PT Bank SMBC Indonesia Tbk Buka Lowongan Kerja Recruitment Intern untuk 2 Posisi
“Itu sebabnya treatment film ini unconventional, sehingga diharapkan bisa jadi pembuka tontonan horor yang menarik di tahun 2025,” ujar sutradara Dyan Sunu Prastowo, saat konferensi pers film Ketindihan di Epicentrum XXl, Kuningan, Jakarta, Senin (6/1/2025).
Kisah Ketindihan dibuka dengan Tania (Haico), seorang atlet tenis yang tengah berada di pelatnas. Ia dan teman-temannya prihatin dengan kondisi Nurul (Luana Dutra), teman sesama atlet yang mengalami ketindihan.
Dari obrolan mereka, ada yang menganggap bahwa ketindihan itu disebabkan oleh mitos jin dari Aceh bernama Beuno. Tania yang tidak percaya dengan hal-hal mistis dengan berani menantang kehadiran jin Beuno yang hadir dalam mimpinya.
Di sisi lain, Tania punya permasalahan sendiri dalam hidupnya. Ia bukan berasal keluarga yang harmonis. Sang ayah (Donny Damara), yang juga pelatih tenisnya, sangat keras melatih Tania sehingga sulit bagi putrinya itu untuk dekat dengan sang ayah.
Begitu juga sang ibu (Wulan Guritno) yang terlalu sibuk dan memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan suami. Tania juga terlibat dalam hubungan yang toxic dengan kekasihnya, Coki (Kevin Ardilova). Hanya bersama adiknya, Timothy (Ali Fikry), Tania punya hubungan yang hangat.
Baca Juga: Cara Mendapatkan LoA bagi yang Ingin Mendaftar Beasiswa ke Luar Negeri, Wajib Dimiliki!
Hidup Tania otomatis terus berada dalam stres dan tekanan. Jin Beuno menjadikan hal itu peluang untuk terus menghantuinya dalam tidur. Gangguan jin ini menyebabkan sahabat dan anggota keluarga Tania satu per satu meninggal setiap kali berseteru dengannya.
Ketika menyadari bahwa tragedi demi tragedi yang ia alami ada hubungannya dengan tantangannya memanggil jin Bueno, Tania pun berjuang mengusir jin ini agar nyawa ayah dan kekasihnya bisa diselamatkan.
“Yang sangat interesting dari karakter Tania ini adalah bagaimana dia mempunyai banyak masalah yang bertumpuk-tumpuk dan kompleks.
“Ada beragam emosi yang musti di-deliver dan itu lumayan banyak, ribet, melelahkan, sekaligus challenging buàt saya.
Artikel Terkait
Rekomendasi 5 Film Hollywood yang Wajib Ditonton Tahun 2025, Ada yang Direkam dengan iPhone!
Tak Harus Berhenti Ngemil di Malam Hari, yang Penting Makanan Berikut Ini Yang Kamu Konsumsi
Muhammadiyah Sudah Tetapkan Tanggal Jadwal Puasa Ramadhan 2025
Pemimpin Tidak Harus Tahu Segalanya, Ini Jawaban Bijak ketika Ditanya Sesuatu yang Tidak Kamu Pahami
Mengapa Banyak Perusahaan Memecat Karyawan Gen Z?
Ketahuan Pura-pura Kerja, Selusin Karyawan Bank di AS Dipecat
7 Langkah Praktis Mengurangi Pengeluaranmu Setiap Bulan Agar Hidupmu Lebih Tenang