Pejuangkantoran.com – Salah satu urusan yang pasti akan dihadapi setiap traveller yang akan melakukan perjalanan dengan pesawat terbang adalah bagasi. Karena tarif bagasi itu cukup signifikan dalam menambahkan harga tiket pesawat.
Bagi budget traveller, salah satu yang ingin mereka pnagkas adalah biaya di bagian ini. Oleh karena itu, umumnya akan berusaha meminimalkan bobot dari koper yang masuk dalam bagasi pesawat.
Prinsip dari meringankan koper atau tas yang masuk dalam bagasi adalah mengurangi barang bawaan yang berat di dalam koper.
Pertama adalah memutuskan untuk tidak membawa barang berat yang sebenarnya tidak perlu kamu bawa, misal sandal, mengurangi pakaian yang tebal dan berat jika memang tidak diperlukan, dan sebagainya.
Kedua, memindahkan barang-barang bawaaan yang berat itu ke tas yang dibawa ke dalam kabin pesawat. Namun, beberapa maskapai pun akan mengecek berat tas atau koper yang dibawa ke dalam kabin ini.
Berikut ini ada 10 cara mengakali berat koper atau tas yang masuk dalam bagasi pesawat oleh blogger traveller travelwithannita.com:
Baca Juga: 5 Tips Packing Koper/Tas Untuk Travelling Ke Luar Negeri Agar Perjalananmu Happy
- Trik bantal bepergian
Hampir semua maskapai saat ini sudah meniadakan bantal dalam penerbangan mereka. Penumpang biasanya akan membawa sendiri bantal bepergian ini. Nah, kamu bisa mengisi bantal ini dengan pakaian-pakaian kamu yang tipis. Tapi ingat, jangan mengisinya terlalu tebal hingga menyolok, karena bisa ditolak masuk ke dalam kabin.
- Kenakan pakaian tebal dan berat dalam perjalanan
Kenakan pakaian-pakaian kamu yang berat, misal jaket, baju, celana jeans, sepatu boots, dan sebagainya yang kamu perkirakan berat. Pakaian-pakaian yang kamu kenakan ini sudah pasti bisa mengurangi bobot kopermu.
- Kenakan vest dengan banyak kantung
Ada vest yang punya banyak kantung. Biasanya vest untuk pemancing, untuk travelling, dan vest kegiatan outdoor. Manfaatkan kantung-kantung ini untuk memuat barang-barang yang diperkirakan berat, seperti powerbank, ponsel, kamera saku, tablet kecil seperti Kindle.
- Kenakan pakaian berlapis
Jika masih dalam batasan kenyamanan kamu, coba kenakan pakaian secara berlapis. Misal, memakai celana pendek di dalam celana panjang, memakai kaus dan didobeli dengan kemeja dan jaket.
- Investasi tas atau koper yang ringan
Beberapa tas terutama koper terbuat dari bahan yang kuat namun ringan. Ini sangat membantu meringankan bobot bagasi kamu. Akan tetapi biasanya harganya terhitung mahal. Namun kalau kamu memang sering bepergian, rasanya ini adalah investasi untuk jangka panjang.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Travelling ke Luar Negeri Tanpa Biro Jasa Perjalanan Wisata
- Perhatikan maskapai yang kamu naiki
Ada baiknya kamu benar-benar mengecek maskapai yang akan kamu naiki. Jangan hanya memburu harga tiket yang murah, namun abai akan fasilitas bagasi. Biasanya, pesawat dengan harga tiket murah akan membebankan tarif bagasi yang bertingkat berdasarkan bobot koper. Tarif bagasi termurah biasanya bobotnya paling kecil, bisa dibilang tidak mungkin menjadi bobot koper/tasmu untuk perjalanan yang lama. Jadi mau tidak mau pasti akan memilih tarif dengan bobot bagasi yang lebih berat dengan konsekuensi jadi lebih mahal.
Artikel Terkait
Pilot Senior Bocorkan Seat yang Aman Di Pesawat untuk Mengurangi Gangguan selama Turbulensi
Bandara Inggris Belum Siap Menghentikan Aturan Membawa Cairan 100 ml di dalam Pesawat
Pengguna iPhone, Gunakan Fitur Significant Locations untuk Melacak History Perjalanan Kamu
Maskapai Jerman Lufthansa Luncurkan Kabin Pasangan, Jadi Bisa Duduk Berdampingan Dalam Satu Kabin!
Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dibawa ke Kabin Pesawat, Pastikan Oleh-olehmu Tidak Sia-sia!
Desa Batuan Sukawati, Destinasi Desa Wisata di Gianyar Bali dengan Potensi di Bidang Kesenian