Benarkah Hujan Turun saat Tahun Baru Imlek Menandakan Adanya Rezeki Melimpah?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 29 Januari 2025 | 16:14 WIB
Ilustrasi: Hujan saat Imlek diyakini akan mendatangkan rezeki yang berlimpah. (Freepik/Look Studio)
Ilustrasi: Hujan saat Imlek diyakini akan mendatangkan rezeki yang berlimpah. (Freepik/Look Studio)

PejuangKantoran.com - Saat Tahun Baru Imlek, orang sering berharap hujan akan turun. Alasannya, hujan saat Imlek menandakan turunnya rezeki alias rezeki akan semakin melimpah di tahun yang baru.

Namun, turunnya hujan tidak boleh terlalu deras sehingga menyebabkan banjir. Sebab, banjir saat Imlek menandakan rezeki juga akan hanyut.

Itulah kepercayaan sebagian orang mengenai makna hujan saat Imlek. Benarkah begitu? Faktanya, memang saat Imlek hampir selalu turun hujan.

Baca Juga: Rayakan Imlek, Warga Tangerang dan Singkawang Terima Bantuan Sembako dari BRI Peduli

Begitu juga pada Tahun Baru Imlek 2025 yang jatuh pada hari Rabu, 29 Januari. Hujan ringan sudah turun sejak Selasa, 28 Januari, sehingga orang makin yakin bahwa saat Imlek pasti turun hujan.

Imlek 2576 Kongzili dan prediksi cuaca

Dalam budaya Tionghoa, fenomena ini memiliki makna simbolis yang mendalam, meskipun secara ilmiah berkaitan dengan musim hujan di Indonesia.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan saat Imlek saat ini berkaitan dengan musim hujan. Prediksi BMKG menyebutkan bahwa berbagai daerah di Indonesia diperkirakan akan mengalami hujan ringan saat perayaan berlangsung.

Baca Juga: Besok Imlek, Jangan Sampai Angpao Buat Keuangan Kamu Jadi Buyar

 

 

Perayaan ini selalu jatuh antara akhir Januari hingga awal Februari, yaitu puncak musim hujan di banyak wilayah Indonesia.

Selain itu, angin Monsun Asia yang membawa udara lembap dari Samudera Hindia turut berkontribusi terhadap peningkatan curah hujan.

Pola angin barat yang aktif pada periode ini menyebabkan banyak uap air terbawa ke daratan, sehingga menciptakan kondisi yang ideal untuk hujan.

Makna Hujan dalam Budaya Tionghoa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X