Dalam kepercayaan Tionghoa dan umat Konghucu, turunnya hujan saat Tahun Baru Imlek bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga dipercaya sebagai simbol keberuntungan dan keberkahan.
Mengutip The Daily, mitologi Tiongkok menganggap naga sebagai makhluk Ilahi yang berhubungan dengan air dan hujan.
Baca Juga: Makin Seru, Sekarang Status Whatsapp Bisa Di-Posting ke Instagram dan Facebook Stories
Naga dipercaya memiliki kekuatan untuk mengendalikan hujan dan sering dipanggil dalam ritual untuk mendatangkan air, terutama saat musim kemarau.
Hubungan erat antara naga dan hujan semakin memperkuat kepercayaan bahwa hujan saat Imlek adalah pertanda baik.
Hujan juga dianggap sebagai bentuk berkah dari kekuatan surgawi bagi bumi.
Di berbagai komunitas, interpretasi makna hujan saat Imlek bisa beragam, tetapi secara umum, fenomena ini dipandang sebagai simbol kemakmuran, pembaruan, serta awal yang baik untuk tahun yang baru.
Baca Juga: Survei Indikator: Gen Z Paling Puas dengan Kinerja Prabowo
Dalam tradisi Tionghoa, hujan juga melambangkan penyucian—mencuci segala hal buruk dari masa lalu dan membawa kesegaran untuk memulai lembaran baru.
Air dalam budaya Tionghoa diasosiasikan dengan kehidupan, kesuburan, dan kelimpahan.
Oleh karena itu, hujan yang turun saat Imlek diyakini sebagai pertanda datangnya rezeki dan kesejahteraan.
***
Artikel Terkait
Hampir 400 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek Long Weekend Ini, Arah Ke Puncak Naik 50%
Google Didenda Rp202 Miliar oleh KPPU, Praktik Bisnisnya Memberatkan Pengembang Lokal?
Squid Game 3 akan Jadi Musim Terakhir, Sutradara Buka Kemungkinan Spin-off
2 Event Besar di ICE BSD City Akhir Pekan Ini: BRI UMKM EXPO(RT) dan Microfinance Outlook 2025
7 Tips untuk Memastikan Kepuasan Pelanggan Tinggi Sehingga Mendorong Peningkatan Keuntungan Perusahaan
10 Tips Menjaga Kakimu Tetap Sehat. Perhatikan Perubahan Warna, Tekstur, dan Penampilannya!
Manfaat Jalan Kaki Sebagai Aktivitas Fisik Paling Mudah Namun Efektif dalam Menurunkan Berat Badan