Cinta Laura Ucapkan Dialog Bahasa Jerman di Film Jumbo, dan Kisah Menarik di Balik Layar Lainnya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 13:44 WIB
Cinta Laura, Ariel Noah, dan Bunga Citra Lestari punya banyak kisah menarik di balik syuting film animasi Jumbo. (Instagram @jumbofilm_id)
Cinta Laura, Ariel Noah, dan Bunga Citra Lestari punya banyak kisah menarik di balik syuting film animasi Jumbo. (Instagram @jumbofilm_id)

PejuangKantoran.com - Menjadi film Lebaran pertama yang menggelar acara pemutaran perdana, terkuak banyak fakta menarik dalam proses pembuatan film animasi Jumbo.

Tak hanya melibatkan 400 animator dari seluruh Indonesia, proses penggarapan film garapan sutradara Ryan Adriandhy ini membutuhkan waktu lima tahun untuk menyelesaikannya.

“Kualitas para animator Indonesia sudah keren-keren! Kita sudah mampu membuat sebuah visual story telling berbentuk animasi yang bagus, dan bisa diterima masyarakat internasional.

Baca Juga: UMKM asal 'Kota Pala' Papua Global Spices Sukses Tembus Pasar Internasional berkat Binaan BRI

“Mudah-mudahan ini membuka kotak pandora buat industri animasi di Indonesia,” terang Herry Budiazhari Salim, CEO Visinema Studios, saat konferensi pers film Jumbo di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (13/3/2025).

Berikut adalah beberapa kisah menarik di balik syuting film animasi Jumbo yang sempat diungkap saat konferensi pers.

Ryan Adriandhy mengungkap asal mula nama Kampung Seruni

Dari awal, Ryan selalu mengungkapkan bahwa proses kerja dalam penggarapan film Jumbo adalah kerja kolaboratif. Salah satu hasil dari kerja kolaboratif itu adalah nama kampung Jumbo yang bernama Seruni.

Ide nama itu ternyata berasal dari celetukan “seru, nih” pada saat brainstorm meeting.

“Waktu itu sudah ditetapkan kalau Jumbo tinggal di Pulau Gelembung, tapi kita perlu nama tempat sebagai asal tinggal Jumbo.

Baca Juga: Dari Arjosari, Pacitan, Gula Aren Temon Kini Sukses Menembus Pasar Global dengan Dukungan BRI

“Penambahan nama tempat itu disambut baik dan muncullah komentar, ‘seru, nih!’. Ya sudah, nama kampungnya jadi Kampung Seruni,” ujar sutradara yang menempuh pendidikan S2-nya di Rochester Institute of Technology, New York ini.

Bunga Citra Lestari take vocal sendirian

Berperan sebagai ibu Don, Bunga Citra Lestari mengaku lumayan sedih pada saat take vocal. Ini disebabkan ia harus rekaman suara sendiri tanpa didampingi sutradara.

Apalagi, sebelum take vocal, ia mendengar rekaman suara anak-anak yang membuat hatinya semakin sendu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X