10 Alasan Banyak Karyawan Resign dalam Waktu Bersamaan, Gaji Rendah Bukan Satu-satunya!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:45 WIB
Ilustrasi: Ada banyak alasan mengapa karyawan mengundurkan diri dari kantor dalam waktu berdekatan. (Freepik)
Ilustrasi: Ada banyak alasan mengapa karyawan mengundurkan diri dari kantor dalam waktu berdekatan. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Banyaknya karyawan yang resign dalam waktu berdekatan atau bahkan bersamaan bisa menurunkan produktivitas di perusahaan. Padahal, perekrutan karyawan baru butuh waktu yang tidak sebentar dan biayanya pun bisa mahal.

Saat ini, tidak semua perusahaan mampu menanggung kerugian finansial seperti itu. Jika karyawan meninggalkan perusahaan secara massal, ini saatnya untuk menghentikan eksodus tersebut.

Namun sebelum melakukannya, kamu perlu memahami terlebih dahulu alasan banyak karyawan yang resign dalam waktu bersamaan, yang dulu sering disebut bedol desa.

Baca Juga: UMKM asal 'Kota Pala' Papua Global Spices Sukses Tembus Pasar Internasional berkat Binaan BRI

1. Ketidakpuasan yang menular

Jika ada satu orang merasa tidak puas dengan budaya perusahaan, sentimen itu bisa segera menginfeksi orang lain. Cukup satu orang resign yang dapat menyebabkan banyak karyawan lain berpikir untuk ikut mengundurkan diri.

2. Kurangnya rasa hormat

Salah satu alasan terbesar karyawan mengundurkan diri adalah karena tidak merasa dihormati oleh atasan atau rekan kerja mereka. Salah satu bentuknya adalah diberi tugas yang tidak sesuai dengan kemampuan atau melebihi beban kerjanya.

3. Gaji yang rendah

Perusahaan yang tidak membayar karyawannya dengan layak, pasti mengalami tingkat pergantian karyawan yang tinggi. Ini karena karyawan akan pergi untuk mencari perusahaan lain yang bisa memberi kompensasi yang adil kepadanya.

Baca Juga: Dilema Pekerja Perempuan saat Harus Memilih: Mau Disukai atau Dianggap Kompeten?

4. Budaya perusahaan yang buruk

Budaya perusahaan yang negatif dapat diakibatkan oleh semua jenis masalah, mulai dari kurangnya transparansi antara perusahaan dan karyawan, hingga tidak memberikan sumber daya dan dukungan yang dibutuhkan karyawan untuk melakukan pekerjaannya.

5. Terlalu banyak bekerja

Karyawan yang terlalu rajin bekerja terkadang malah dimanfaatkan oleh manajer untuk membebankan lebih banyak pekerjaan. Padahal, jika karyawan terlalu banyak bekerja, itu justru akan membuatnya stres.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Hunt Club

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X