PejuangKantoran.com - Ketika sedang traveling, beberapa hal yang biasa kita lakukan adalah mengeksplor tempat-tempat wisata, belanja, foto-foto, dan mencoba makanan lokal, ya kan?
Tetapi percaya nggak, ternyata ada orang-orang yang justru tidak mau mencoba kuliner lokal yang mereka kunjungi. Rugi banget, nggak sih? Ya, mungkin itu yang kita pikirkan.
Tetapi orang-orang yang menolak makanan khas daerah dan lebih memilih makanan yang aman punya alasan tersendiri. Mari kita bahas di sini.
Baca Juga: 7 Momen Paling Berkesan yang Dilakukan Paus Fransiskus sepanjang 12 Tahun Masa Kepausannya
1. Takut sama sesuatu yang masih asing
Nggak semua orang senang keluar dari zona nyaman, apalagi soal makanan. Buat sebagian orang, mencoba makanan baru itu ibaratnya seperti melompat ke kolam renang tanpa tahu dalamnya seberapa.
Mereka merasa lebih aman makan makanan yang sudah dikenal rasanya, daripada ambil risiko kecewa atau malah sakit perut. Jadi kalau ada teman kamu yang traveling tapi bekalnya mie instan dari rumah, mungkin itu naluri bertahan hidupnya yang lagi kerja.
2. Kebutuhan untuk mengontrol
Ada juga nih tipe yang hidupnya harus terencana, sampai soal makanan pun diatur. Mereka mungkin sudah browsing resto fast food yang jual ayam goreng atau burger sebelum berangkat. Kenapa?
Mencoba makanan baru itu berarti keluar dari kendali, dan hal itu bikin mereka nggak nyaman. Jadi jangan heran kalau ada yang di Jepang tapi makannya tetap ayam goreng.
Baca Juga: Kopi Lokal, Ambisi Global: Serius Pangan Nusantara Menembus Pasar Dunia Bareng BRI
3. Tidak dibiasakan mengeksplorasi rasa
Kadang-kadang, pilihan makanan kita waktu dewasa itu merupakan warisan dari pola makan waktu kecil. Kalau dari kecil tidak biasa dikenalkan dengan makanan yang bervariasi, besar kemungkinan kita jadi picky eater waktu sudah dewasa.
Jadi kalau ada yang ke Surabaya tapi menolak makanan khas daerah seperti rujak cingur atau lontong kupang hanya karena melihat bumbu petisnya yang hitam, mungkin itu karena nggak terbiasa mengeksplor rasa.
4. Sensitif sama rasa dan aroma makanan
Artikel Terkait
7 Pekerjaan Freelance yang Paling Menjanjikan di 2025, Wajib Kamu Coba!
Pemakaman Paus Fransiskus dan Tradisi Penghancuran Cincin yang Sarat Makna
Isi Lengkap Surat Wasiat Terakhir Paus Fransiskus: Makam Sederhana dan Pesan Damai untuk Dunia
Kelebihan dan Kekurangan Apabila Status Kamu Sebagai Pekerja Kontrak atau PKWT
Produk Minuman Herbal Kamandalu Ashitaba Menjadi UMKM Binaan BRI yang Sukses Meraih Pasar Global
Series Theo & Ruza Usung Kisah Cinta di Kalangan Geng Motor dengan Bumbu Toxic Masculinity
Sempat Ditutup untuk Upacara Keagamaan, Pura Lempuyang Luhur Kembali Dibuka Akhir April 2025
Orang yang Lebih Suka Mengirim Chat daripada Menelepon Ternyata Punya Alasan Masuk Akal