AI dalam pengelolaan dokumen kini makin proaktif, dapat memahami konteks, dan membantu proses kreatif tanpa mengurangi peran manusia.
Adobe juga memanfaatkan peluang ini untuk menyatukan alur kerja yang sebelumnya terpisah sekaligus menghadirkan pengalaman kolaborasi yang lebih efisien.
Fitur utama Acrobat Studio
Adobe juga merancang Acrobat Studio agar interaksi dengan dokumen terasa lebih modern. Beberapa fitur utamanya meliputi:
- PDF Spaces sebagai pusat pengetahuan interaktif;
- Asisten AI dengan peran berbeda sesuai kebutuhan;
- Integrasi dengan Adobe Express Premium untuk pembuatan konten;
- Alat Acrobat Pro untuk mengedit, menandatangani, dan mengelola PDF;
- Fitur keamanan seperti enkripsi dan sandbox;
- Dukungan Firefly untuk membuat konten berbasis teks ke gambar maupun video.
Untuk menggunakan, Acrobat Studio ditawarkan mulai sekitar Rp406 ribu per bulan untuk individu dan Rp488 ribu per bulan untuk tim.
Harga ini mengacu pada kurs per 25 Agustus 2025 dan berlaku sebagai promosi hingga 31 Oktober 2025.
Baca Juga: Google Tambah Fitur AI Baru di Google Photos dan YouTube Shorts, Bisa Ubah Foto Jadi Video!
Evolusi Adobe dari masa ke masa
Didirikan pada 1982 oleh John Warnock dan Charles Geschke, Adobe berkembang dari perusahaan software grafis menjadi pemimpin global dalam desain kreatif.
Illustrator dan Photoshop menjadi fondasi awal sebelum kemudian meluas ke paket Adobe Creative Cloud, Document Cloud, dan Experience Cloud.
Dalam beberapa tahun terakhir, Adobe memperkuat posisinya melalui teknologi AI generatif Firefly dan Acrobat Studio yang membawa PDF ke ranah produktivitas serta kolaborasi.
Berbagai solusi Adobe kini dimanfaatkan mulai dari usaha kecil hingga perusahaan besar, terutama di sektor media, pemasaran, dan teknologi. ***
Artikel Terkait
Komunitas Adobe Berduka. Salah Satu Pendiri Adobe, John Warnock, Meninggal Dunia
Fokus Beralih ke AI Generatif, Google Berencana Memangkas 30.000 Karyawan di Unit Ad Sales
Ingin Berkarir di Industri Robotika? Kenali Perbedaan Robotika dan Artificial Intelligence!
Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence
Gunakan AI saat Cari Kerja Namun Hanya Jadikan Sebagai Alat Bantu dan Bukan Tokoh Utama
Analisis MIT: 95% Uji Coba Penerapan AI Generatif di Perusahaan Gagal, Apa Penyebabnya?