Gunakan AI saat Cari Kerja Namun Hanya Jadikan Sebagai Alat Bantu dan Bukan Tokoh Utama

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 6 Agustus 2025 | 14:19 WIB
Manfaatkan artificial intelligence untuk menyempurnakan pencarian dan lamaran kerjamu, bukan sebagai yang utama. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Manfaatkan artificial intelligence untuk menyempurnakan pencarian dan lamaran kerjamu, bukan sebagai yang utama. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Sekarang ini, kecerdasan buatan atau AI memang lagi naik daun. Banyak perusahaan sudah mulai memanfaatkannya dalam pekerjaan sehari-hari.

Namun, anehnya saat kamu melamar kerja, justru banyak perusahaan, bahkan yang bergerak di bidang teknologi AI, mengatakan untuk tidak menggunakan AI saat membuat CV atau surat lamaran kerja.

Mengesalkan, memang.

Namun, ternyata ini bukan karena perusahaan tersebut antiteknologi. Melainkan karena mereka lebih ingin tahu bahwa yang melamar kerja adalah manusia asli, bukan hasil dari prompt AI.

Perusahaan ingin melihat kepribadian kamu, nilai-nilai yang kamu pegang, pengalaman unik, dan cara berpikir yang berbeda dari orang lain.

Intinya, mereka ingin memastikan ada manusia sungguhan di balik CV dan surat lamaran yang dikirim.

Baca Juga: Perusahaan Mulai Melarang Pelamar Gunakan AI untuk Membuat Lamaran Kerja. Jangan Kesal Dulu, Ternyata Ini Alasannya!

Jadi, AI masih boleh dipakai?

Jawabannya: Tentu saja.

CEO Salesfolks Lief Larson dan mantan manajer di Microsoft Peter Swimm, mengatakan bahwa AI bisa jadi alat bantu yang sangat berguna selama kamu tetap jadi versi terbaik dari diri kamu sendiri.

Artinya, jangan cuma duduk manis dan biarkan AI yang mengerjakan semuanya untuk kamu.

Menurut mereka, AI paling pas digunakan untuk memperbaiki apa yang sudah kamu tulis. Misalnya untuk hal-hal di bawah ini:

  • Mengecek grammar dan memperbaiki kalimat supaya lebih jelas.
  • Membantu membuat kerangka surat lamaran.
  • Membuat poin-poin di CV jadi lebih terarah dan fokus ke hasil.
  • Menyusun ulang profil LinkedIn biar lebih menarik.

Jadi, AI bertugas untuk membantu kamu, bukan menjadi tokoh utamanya.

AI juga bisa jadi teman latihan wawancara

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: The Muse

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X