Selain itu, kamu tidak akan terganggu oleh penumpang lain yang lewat di lorong atau harus bangun saat orang di sebelah ingin ke toilet.
Kursi dekat jendela juga memberi sedikit ruang privasi tambahan yang membuat tidur lebih nyenyak.
- Gunakan aplikasi pendukung
Jika kamu melakukan penerbangan lintas zona waktu, aplikasi seperti Timeshifter bisa sangat membantu.
Aplikasi ini membantu dengan panduan praktis, mulai dari waktu menghindari kafein, waktu tidur yang tepat, sampai momen untuk mengonsumsi melatonin.
Baca Juga: Suka Jetlag Setelah Bepergian dengan Pesawat? Lakukan Ini Sebelum, Saat, dan Setelah Perjalanan
Dengan mengikuti arahan itu, tubuh bisa lebih cepat menyesuaikan diri dengan zona waktu baru. Hasilnya, jet lag berkurang dan kamu bisa tiba di tujuan dengan kondisi lebih segar.
Intinya, tidur di pesawat memang butuh trik khusus, tetapi semuanya bisa dilakukan dengan cara sederhana.
Begitu sampai tujuan, kamu pun siap melanjutkan aktivitas dengan tubuh yang lebih segar. ***
Artikel Terkait
5 Tips Packing Koper/Tas Untuk Travelling Ke Luar Negeri Agar Perjalananmu Happy
Kelebihan dan Kekurangan Travelling ke Luar Negeri Tanpa Biro Jasa Perjalanan Wisata
Ibarat Orang Bepergian dengan Google Map, 7 Hal Ini Menjadi Alasan Kenapa Kamu Perlu Membuat Roadmap Karir
Meski Dilakukan untuk Refreshing, Travelling Juga Bisa Menimbulkan Kecemasan. Mengapa?
Jangan Makan 5 Hidangan Ini Saat Makan Malam, Agar Tidur Lebih Nyenyak dan Badan Lebih Sehat
10 Kota Wisata Dunia dengan Jalanan Paling Kotor, tapi Tetap Seru untuk Dikunjungi!