PejuangKantoran.com - Tidak mudah bagi produser Bambang Drias untuk menyatukan dua sutradara dengan dua gaya yang berbeda untuk menggarap satu film.
Namun itulah yang dilakukannya ketika mengajak Garin Nugroho dan Benni Setiawan untuk menulis skenario film romantic comedy (romcom), Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih.
Garin dikenal dengan karya-karyanya yang kerap mengandung kritik sosial dan menjadi konsumsi festival, sedangkan Benni Setiawan dikenal dengan karya komersil seperti Layangan Putus.
Baca Juga: Yang Bikin Joe Taslim Penasaran sama Film Bollywood, usai Garap Film Laga Hollywood dan Hong Kong
“Baik Pak Garin dan Pak Benni adalah senior saya tapi di sini, saya yang jadi mak comblang keduanya. Tidak mudah untuk meminta Pak Garin menulis ceritanya.
"Saya bilang kalau kita akan menggarap naskah bareng-bareng karena harus komersil. Kebetulan saya dengan Pak Benni sering bekerja sama.
"Saya bilang ke Pak Benni kalau proyek ini menyatukan orang idealis dan komersil!” ujar Bambang, saat menghadiri content day film tersebut di Asimetri Kopi, Kebayoran Lama, Selasa (09/09/2025).
Namun, susah payah upayanya sebagai mak comblang membuahkan hasil yang memuaskan. Bahkan, Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih langsung dianggap menarik oleh pihak distributor film di Malaysia dan ingin segera ditayangkan di seluruh bioskop di negeri jiran tersebut.
“Melihat hasilnya, saya puas. Di antara film horor yang banyak yang beredar, ini sesuatu yang beda. Ketika saya coba lempar ke bioskop Malaysia, mereka suka banget dengan genre romcom ini.
"Awalnya, tanggal rilis di Malaysia bersamaan dengan tanggal rilis di Indonesia. Saya tidak mau. Akhirnya, film ini akan rilis di Malaysia satu minggu setelah Indonesia!” serunya.
Baca Juga: Cerita Nicholas Saputra tentang Pembuatan 'Tukar Takdir', Film tentang Tragedi Kecelakaan Pesawat
Hal menarik lainnya yang berkaitan dengan produksi film ini adalah pemilihan pemain yang dilakukan langsung oleh Benni Setiawan. Proses meng-casting Mikha Tambayong sebagai pemeran utama sangat kilat.
“Untuk proses pemilihan peran, sangat ajaib sih! Saya sudah kenal dengan Mikha dan tahu kapasitas dan kemampuan dia. Dalam waktu singkat, malam-malam saya WA dia.
"‘Mikha saya ada cerita menarik, bagaimana? Kamu baca dulu.’ Dalam waktu setengah jam, dia membalas WA saya, mau katanya!” ujar sutradara yang sebelumnya menyutradarai Mikha di series Kawin Tangan ini.
Walau sudah sering bekerja sama dengan Benni, Mikha yang di film ini berperan sebagai Alfa, menyebut ada banyak hal yang membuat dirinya mau bergabung di proyek film ini.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya Pastikan Subsidi Listrik Dikurangi, tapi Bukan dengan Kenaikan Tarif
Mau Jadi Insinyur Jaringan alias Network Engineering? Begini Tugas dan Kisaran Gajinya
Menilik Potensi Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Energi Baru Terbarukan di Indonesia
Kedutaan Australia Buka Lowongan Kerja, Cek di Sini Selengkapnya
KemenPPPA Buka Lowongan Pelatihan Caregiver di Singapura, Gaji Besar
Sering Ngerasa Produktivitas Menurun dan Sering Typo di Sore Hari? Tenang, Ada Alasan Ilmiahnya Nih
Nillionaire, Ketika “Jutawan Nol” Jadi Istilah Gaul Anak Muda Kekinian