Kini, Wang memimpin tim berisi pakar-pakar AI terbaik di dunia dalam sebuah divisi baru bernama Meta Superintelligence Labs.
Tugas mereka ambisius, yaitu membangun kecerdasan buatan super (superintelligence) yang jauh lebih pintar dari AI yang ada sekarang.
Bongkar ulang struktur tim AI Meta jadi langkah pertama
Menurut laporan Bloomberg, Wang langsung bergerak cepat. Ia merestrukturisasi tim AI Meta menjadi empat kelompok utama agar lebih fokus. Dalam memo internalnya, ia menulis:
“Superintelligence sedang datang. Untuk menghadapinya, kita harus menata ulang organisasi kita dan fokus pada bidang penting: riset, produk, dan infrastruktur.”
Artinya, Wang ingin tim Meta tidak hanya membuat fitur AI kecil-kecilan, tetapi benar-benar fokus menciptakan AI masa depan.
Baca Juga: Strategi Baru untuk Monetisasi WhatsApp, Meta Janji Tetap Nyaman bagi Pengguna Meski Ada Iklan
Singkatnya, Meta tidak main-main dalam pertarungan AI. Mereka bahkan rela menyerahkan tongkat komando kepada anak muda 20-an tahun yang terbukti jenius.
Dengan kekuatan finansial Meta dan kecerdasan Wang, dunia mungkin akan melihat lompatan besar dalam teknologi AI dalam waktu dekat.
Kita tinggal tunggu saja, apakah langkah Meta ini akan membawa mereka jadi pemimpin AI dunia atau justru memicu perang AI yang lebih panas lagi? ***
Artikel Terkait
Fitur Baru WhatsApp Yang Bakal Dipasang Ini, Cocok Buat Orang Yang Supersibuk dan Banyak Grup WA
Meta akan PHK Karyawan Mulai Senin Besok, Paket Pesangon Disampaikan melalui Email
Integrasi Meta AI di WhatsApp, Apa Risiko Privasi yang Muncul dan Bagaimana Cara Melindungi Data Kamu?
Waspadai Shadow Leak! Ini Adalah Cara Artificial Intelligence Mencuri Data Dari Email Kamu.
Adobe Resmi Luncurkan Firefly Boards, Jadi Ruang Kreatif AI untuk Kolaborasi dan Ide
Skill Saja Tidak Cukup, Ini yang Harus Dilakukan Fresh Graduate untuk Bersaing dengan AI
AI di Dunia Kerja Bukan Sekadar Teknologi Canggih, tapi Jadi Penentu Gaya Kerja Masa Depan