Strategi Baru untuk Monetisasi WhatsApp, Meta Janji Tetap Nyaman bagi Pengguna Meski Ada Iklan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Rabu, 16 Juli 2025 | 08:57 WIB
Meta menerapkan strategi monetisasi Whatsapp yang cukup hati-hati dan tetap menjaga kenyamanan pengguna. (Whatsapp/Unsplash-Conviewapp)
Meta menerapkan strategi monetisasi Whatsapp yang cukup hati-hati dan tetap menjaga kenyamanan pengguna. (Whatsapp/Unsplash-Conviewapp)

PejuangKantoran.com - WhatsApp akhirnya bertransformasi menjadi sumber keuntungan baru bagi Meta, setelah hampir satu dekade tanpa kontribusi pendapatan yang signifikan.

Akuisisi senilai $20 miliar ini sekarang siap menghasilkan pendapatan, berkat strategi monetisasi komprehensif yang memadukan penempatan iklan strategis dengan fitur bisnis yang diperluas.

Meta menerapkan strategi monetisasi WhatsApp yang cukup hati-hati. Mereka ingin tetap menjaga kenyamanan pengguna Whatsapp, tapi juga memanfaatkan potensi lebih dari 1,5 miliar pengguna harian.

Baca Juga: Kitab Sijjin & Illiyyin Diakui Sang Sutradara Film Horor yang Paling Banyak Adegan Gore-nya

Kunci utamanya adalah menempatkan iklan di tab Updates—bagian di aplikasi yang memuat status dan saluran informasi, bukan di chat pribadi.

"WhatsApp akan segera menampilkan iklan, tapi jangan khawatir karena iklan akan ditampilkan di tab pembaruan aplikasi, bukan di obrolan pribadi," ungkap Bryce dan Ren dari podcast Equity Mates.

Strategi ini dinilai cukup cerdas karena tidak mengganggu fungsi utama WhatsApp sebagai aplikasi pesan yang bebas gangguan.

Cara kerja iklan di Whatsapp

Ada tiga prinsip utama dalam penerapan iklan di Whatsapp ini:

• Penempatan strategis: Iklan hanya muncul di tab Updates, terpisah dari percakapan pengguna.
• Desain tidak mengganggu: Format iklan menyatu dengan tampilan konten lainnya di bagian tersebut.
• Target berdasarkan data: Meta menggunakan data lintas platform (bukan isi pesan) untuk menargetkan iklan secara relevan.

Baca Juga: Yang Harus Dilakukan sebelum Resign Mendadak, Berikut Contoh Surat Pengunduran Dirinya

Model ini mirip dengan Sponsored Updates di LinkedIn, yang efektif tanpa terasa mengganggu. Dengan pengalaman Meta dalam dunia periklanan (yang menghasilkan pendapatan iklan $160 miliar tahun lalu), strategi ini diprediksi akan berjalan lancar.

Fitur bisnis baru di Whatsapp

Selain periklanan, Meta mengembangkan berbagai aliran pendapatan melalui fitur bisnis yang ditingkatkan, dirancang untuk mengubah WhatsApp menjadi platform komersial yang komprehensif.

1. Paid Channel Subscriptions:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Discoveryalert.com.au

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X