PejuangKantoran.com - Salah satu bagian yang bisa jadi kenang-kenangan saat liburan adalah cap paspor yang menunjukkan negara-negara yang pernah kita kunjungi. Hal ini terkadang dianggap sebagai bukti perjalanan yang lebih valid daripada magnet kulkas.
Karena itu, terkadang toko suvenir menyediakan stempel suvenir yang bisa dicap sendiri ke paspor.
Tapi jangan sembarangan mencap stempel suvenir, karena kebiasaan iseng ini bisa berujung serius. Paspormu bisa dinyatakan tidak valid, dan kamu berisiko ditolak naik pesawat atau bahkan masuk ke suatu negara.
Kenapa stempel suvenir bisa jadi masalah
Petugas imigrasi di berbagai negara dilatih untuk memeriksa paspor dengan sangat teliti. Mereka mencari tanda-tanda pemalsuan, perubahan, atau cap paspor yang tidak resmi.
Baca Juga: Jadi iPhone Pertama Berkapasitas 2TB, Apa Keistimewaan iPhone 17 Pro Max Seharga Rp43 Juta Itu?
Jadi, kalau kamu punya stempel suvenir dari National History Museum di London, atau Movie World di Gold Coast, petugas bisa saja menilainya sebagai perubahan tidak sah pada dokumen resmi.
Apalagi sekarang, proses pemeriksaan makin ketat dan serba otomatis. Perugas bisa memeriksa keabsahan dokumen dengan pemindaian wajah, sidik jari, dan sistem komputer canggih.
Sekecil apa pun tanda yang mencurigakan bisa bikin paspor dianggap tidak sah.
Apa saja yang dianggap sebagai paspor tidak sah?
Menurut Departemen Luar Negeri AS, status paspor tidak sah biasanya dilihat dari tanda-tanda berikut:
• ada noda cairan atau bekas air,
• halaman yang robek atau hilang,
• tanda atau tulisan tidak resmi,
• atau lubang bekas punch.
Namun, penilaian ini bisa berbeda di setiap negara. Kadang, petugas di satu bandara membiarkan hal sepele, tapi petugas di tempat lain bisa langsung menolaknya.
Jadi, risiko memiliki stempel suvenir sangat tinggi karena tidak ada standar yang benar-benar pasti.
Baca Juga: 3 Keterampilan Sosial yang Bisa Membuat Kamu Menonjol di Tempat Kerja
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Associate Researcher di The International Council on Clean Transportation
Kenali Pilihan Investasi Reksa Dana dan Obligasi di PermataBank untuk Masa Depan Finansial yang Lebih Terencana
6 Kebiasaan Sehat yang Bisa Membuat Perempuan di Atas 50 Tahun Tetap Bugar dan Panjang Umur
Hah, Punya Terlalu Banyak Uang Tunai Bisa Menggerogoti Kekayaan. Kok Bisa?
Jangan Terlalu Fokus Mengejar “Pekerjaan Impian” karena Prioritas yang Kamu Cari Bisa Terus Berubah
AI Bikin Kamu Merasa FOBO atau Tidak Dibutuhkan Lagi di Dunia Kerja? Justru Ini Waktunya Kamu Unjuk Keterampilan!
Jadi Bos Bukan Berarti Jadi yang Paling Berkuasa, Ini Arti Kepemimpinan yang Sebenarnya