PejuangKantoran.com - Kadang, setiap pekerjaan baru terasa seperti harapan bahwa kamu akhirnya menemukan pekerjaan yang sempurna. Namun, cepat atau lambat, realita datang dan menunjukkan bahwa harapan hanya sekadar harapan.
Mungkin saja pekerjaan memiliki gajinya bagus, tetapi menuntut waktu dan tenaga berlebih. Bisa juga lingkungannya menyenangkan, tetapi kompensasinya belum sepadan.
Survei Deloitte menunjukkan bahwa pekerja muda saat ini mencari tiga hal utama dalam karier, yaitu penghasilan yang cukup, makna, dan kesehatan mental. Namun, hanya sebagian kecil yang dapat menemukan ketiganya dalam satu pekerjaan.
Baca Juga: 6 Makanan dengan Protein Lebih Tinggi dari Dada Ayam Jadi Alternatif Protein Super
Riset Indeed bersama Universitas Oxford bahkan menunjukkan hanya sekitar seperempat pekerja yang merasa benar-benar berkembang di tempat kerja, padahal hampir semua percaya bahwa bahagia di pekerjaan itu mungkin.
Nilai dan prioritas yang selalu berubah
Kamu tidak harus menganggap “pekerjaan impian” sebagai satu tujuan tetap. Ini karena nilai dan prioritas dalam karier akan terus berubah seiring waktu.
Setelah menikah, mempunyai anak, atau sekadar melihat dunia dari sudut pandang baru, cara kamu menilai arti pekerjaan juga dapat ikut berubah.
Di awal karier, mungkin kamu fokus membangun stabilitas dan reputasi. Setelah berkeluarga, perhatian bisa bergeser ke kebutuhan pasangan atau anak.
Lalu, di tahap berikutnya, kamu mulai mencari makna dan kepuasan pribadi dari apa yang kamu lakukan setiap hari.
Baca Juga: 4 Langkah Agar Sukses Mencari Pekerjaan di Era Artificial Intteligence atau AI
Jangan hanya fokus pada target dan hasil
Selain fokus pada target dan hasil, penting juga untuk memperhatikan bagaimana pekerjaanmu membuat kamu merasa. Apakah kamu merasa dihargai, didukung, dan mempunyai ruang untuk berkembang.
Hal-hal sederhana seperti itu sering jadi pembeda antara pekerjaan yang membuat semangat dan yang justru menguras energi.
Artikel Terkait
Kamu Merasa Tidak Cocok dengan Cara Kerja Atasan? Begini Cara agar Tetap Waras dan Profesional
Cara Terbaik Menjawab Pertanyaan “Apa yang Bisa Kamu Perbaiki dari Diri Kamu?” Saat Wawancara Kerja
Jangan Cuma Merasa Khawatir, Mulai Antisipasi dengan Langkah Proaktif Ini untuk Hadapi Ancaman PHK
Punya Pekerjaan dengan Gaji Tinggi tapi Melelahkan, Cari Tahu Kapan Waktunya Bertahan dan Resign
Bukan Cuma Kerja dari Rumah, Ini Makna Sebenarnya dari Fleksibilitas Kerja yang Bikin Karyawan Happy
49% Pekerja Takut Ambil Cuti: Ada yang Gara-gara Takut Dipecat!
Penggunaan AI Bisa Memudahkan Kamu saat Proses Melamar Pekerjaan, tapi Juga Bisa Menyulitkan
4 Langkah Agar Sukses Mencari Pekerjaan di Era Artificial Intteligence atau AI
7 Tips Membuatmu Bisa Melalui Wawancara Kerja Berbasis AI dengan Baik!
Tim Hebat Berawal dari Komunikasi yang Efektif, Ini 5 Cara untuk Meningkatkannya!