Ini Alasan-alasan Mengapa Smartwatch Kamu Wajib Punya Fitur Sistem Navigasi Satelit GNSS!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 15 Desember 2025 | 16:30 WIB
Smartwatch yang menggunakan GNSS atau multi satelit akan lebih akurat navigasinya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Smartwatch yang menggunakan GNSS atau multi satelit akan lebih akurat navigasinya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Pentung banget bagi yang sedang mencari smartwatch! Salah satu fitur wajib dalam smartwatch adalah adanya sistem navigasi satelit yang digunakan untuk menentukan posisi (berdasarkan lintang-bujur-ketinggian), kecepatan, dan waktu secara global.

Sistem ini bekerja dengan menerima sinyal dari sekumpulan satelit yang mengorbit Bumi, kemudian menghitung jarak berdasarkan waktu tempuh sinyal tersebut ke penerima (receiver) di smartwatch kamu.

Sistem navigasi yang paling kita kenal dan selalu menjadi fitur yang disebutkan dalam spesifikasi smartwatch adalah GPS (Global Positioning System). Ini adalah sistem navigasi milik Amerika Serikat.

GPS sudah sangat popular bahkan sebelum maraknya smartwatch seperti saat ini. Namun, sebenarnya, ada banyak sistem serupa yang ada saat ini dan dimiliki oleh sejumlah negara.

Ada sistem yang memayungi semua sistem navigasi satelit global ini ini, namanya  Global Navigation Satellite System (GNSS). GNSS digunakan untuk menentukan:

  • Posisi (lintang, bujur, dan ketinggian);
  • Kecepatan pergerakan;
  • Waktu presisi tinggi (time synchronization).

Baca Juga: 5 Hal dari Smartwatch yang Harus Kamu Rawat Secara Rutin Agar Performanya Bisa Diandalkan!

Perangkat GNSS (dalam hal ini smartwatch) menghitung posisi dengan mengukur waktu tempuh sinyal radio dari beberapa satelit ke penerima (smartwatch).

Ada beberapa sistem di GNSS yang aktif saat ini, yaitu:

  1. GPS – Amerika Serikat;
  2. GLONASS – Rusia;
  3. Galileo – Uni Eropa;
  4. BeiDou – Tiongkok;
  5. QZSS – Jepang (regional);
  6. IRNSS / NavIC – India (regional).

Perangkat modern, sebagaimana smartwatch-mu, biasanya menggunakan multi-GNSS (menggabungkan beberapa sistem sekaligus) untuk meningkatkan akurasi dan keandalan.

Tingkat akurasi dari smartwatch yang menggunakan GNSS jauh lebih baik daripada yang hanya mengandalkan GPS saja. Ini karena konsep dasar kerja GNSS adalah:

  • Satelit GNSS memancarkan sinyal berisi waktu dan posisi satelit;
  • Receiver menerima sinyal dari minimal 4 satelit;
  • Selisih waktu tempuh sinyal dihitung menjadi jarak;
  • Teknik trilaterasi (metode penentuan posisi dengan mengukur jarak langsung dari minimal tiga titik acuan yang koordinatnya sudah diketahui), digunakan untuk menentukan posisi dan koreksi waktu.

Namun, tentu saja tingkat akurasi GNSS ini juga tergantung pada teknologi yang digunakan. Pada smartwatch, penyimpangannya antara 3-10 meter.

Baca Juga: Survei: 64% Orang Indonesia Punya Wearable Gadget, dari Smartwatch, Smartglasses, dan Lainnya

GNSS pada smartwatch berfungsi untuk:

  • Melacak rute (lari, jalan, sepeda, hiking);
  • Mengukur jarak dan pace/kecepatan;
  • Menentukan elevasi (bersama barometer);
  • Menandai lokasi (start–finish, waypoint);
  • Sinkronisasi waktu untuk analisis aktivitas.

Dan, dengan adanya GNSS memungkinkan smartwatch kamu bekerja (menentukan posisi, kecepatan, dan waktu secara global) tanpa bergantung penuh pada ponsel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X