Jajan Jadi Self-Reward: Kenapa Gen Z Rela Mengeluarkan Uang Ekstra untuk Kulineran?

photo author
Adhityaswara Nuswandana, Pejuang Kantoran
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:15 WIB
Jajan jadi salah satu bentuk self-reward yang populer di kalangan Gen Z. Setelah aktivitas harian yang melelahkan, kulineran sering dipilih sebagai cara sederhana untuk memberikan penghargaan kepada diri sendiri. Bagi Gen Z, makanan bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi juga bagian dari gaya hidup. (Made with AI/PejuangKantoran.com )
Jajan jadi salah satu bentuk self-reward yang populer di kalangan Gen Z. Setelah aktivitas harian yang melelahkan, kulineran sering dipilih sebagai cara sederhana untuk memberikan penghargaan kepada diri sendiri. Bagi Gen Z, makanan bukan lagi sekadar kebutuhan, tetapi juga bagian dari gaya hidup. (Made with AI/PejuangKantoran.com )

Jika setiap stres selalu diikuti dengan belanja makanan, pengeluaran kecil bisa menumpuk tanpa terasa. Karena itu, Gen Z tetap bisa menikmati kulineran dengan membuat anggaran khusus untuk jajan setiap bulan.

Dengan begitu, self-reward tetap menjadi bentuk apresiasi terhadap diri sendiri tanpa mengganggu kebutuhan finansial lainnya.

Pada akhirnya, alasan kenapa Gen Z rela mengeluarkan uang untuk kulineran bukan hanya karena makanan terasa enak.

Jajan menawarkan sesuatu yang lebih: kesenangan, pengalaman, interaksi sosial dan kesempatan untuk memberikan penghargaan kecil kepada diri sendiri.

Tidak harus restoran mahal. Secangkir kopi, jajanan kaki lima atau makanan favorit di dekat rumah pun bisa menjadi self-reward.

Sebab, terkadang yang dicari bukan makanan mewah, melainkan sebuah momen sederhana untuk berkata: “Hari ini sudah cukup berat. Sekarang waktunya menikmati sesuatu.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Adhityaswara Nuswandana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X